WARTA 24 PAPUA

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Postingan Facebook Anak Toraja Ini Bikin Heboh Indonesia

Posted by On 03.41

Postingan Facebook Anak Toraja Ini Bikin Heboh Indonesia

KAREBATORAJA.COM, RANTEPAO â€" Namanya William Surya Saba’ Pakendek. Dia adalah anak dari pasangan Yosni Pakendek dan Romba Maranu Sombolinggi’. Alumni Istitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2014 ini, tiba-tiba bikin heboh seantero Nusantara, gara-gara postingan foto dan caption di akun facebooknya tentang kondisi masyarakat dan pelayanan pemerintahan di Distrik Eipumek, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua.

Ya, dalam postingan di akun facebooknya tanggal 20 Februari 2018, Wiliam menulis:

Mendapatkan kesempatan untuk bertugas melayani di tempat seperti ini membuat saya begitu bahagia, merasakan langsung bagaimana rasanya hidup di tengah masyarakat dengan segala keterbatasannya, namun kesadaran akan keterbatasan harus menjadi pemacu semangat kita untuk terus melakukan per baikan dalam segala aspek kehidupan, bukan saatnya lagi untuk meratapi segala kekurangan yang ada, tapi justru dengan keterbatasan itulah kita bisa terus belajar untuk memaksimalkan kelebihan yang sudah ada untuk membangun masa depan yang lebih cerah.
Tidak perlu terlalu banyak bicara, cukup buktikan dengan sebuah tindakan nyata untuk Indonesia yang lebih baik!
Salam rindu dari Distrik Eipumek, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua. Caption ini dilengkapi dengan tanda pagar #IPDNXXIII #IKAPTK #APDNSTPDNIPDN.

Sontak caption yang dilengkapi dengan 27 foto, yang menggambarkan kondisi wilayah Distrik Eipumek, pelayanan pemerintahan, serta kehidupan sosial budaya masyarakat setempat ini, mendapat reaksi luar biasa dari netizen (pengguna media sosial) di seluruh Nusantara.

Postingan akun William Pakendek ini, hingga Senin petang, 26 Februari 2018, sudah ditanggapi 2.800 le bih pengguna media sosial. Postingan ini sudah dibagi sebanyak 551 kali dan mendapat ribuan komentar netizen.

Postingan foto-foto dan caption dari alumni SMA Negeri 2 Rantepao, Toraja Utara ini, kemudian dishare (bagi) lagi oleh netizen ke berbagai group facebook tanah air dan mendapat ribuan komentar di group-group itu. Salah satu fanpage tenar yang membagi kiriman William ini adalah @KataKita. Di fanpage yang diikuti oleh hampir satu juta orang ini, postingan William mendapat beragam tanggapan. Beberapa tanggapan paling menarik adalah membandingkan kondisi yang dialami William dengan “kartu kuning” untuk Presiden Jokowi yang dilakukan oleh Ketua BEM, Zaadit Taqwa, beberapa waktu lalu.

“Begitulah seharusnya sebagai Abdi Negara, kamipun bangga dengan jiwa besar anda yg sudi mengemban tugas disana. Tak lupa kami yg disini, hanya dapat berkirim doa selamat serta sehat selalu buat anda & semua Abdi Negara disana yg lainnya yg telah sudi berperan serta membangun Papua dengan ikhlas.
Semoga Papua cepat maju pesat seperti wilayah Indonesia yg lainnya. Buktikan kepada ketua BEM UI, kalau sikap & pola pikir anda tidak seperti dia(ZT),” komentar akun Benteng Rachmat di fanpage KataKita.

Dikonfirmasi karebatoraja.com, soal postingan anaknya yang kini ramai diperbincangan netizen, Ibunda William, Romba Maranu Sombolinggi’, hanya bisa berdoa dan memohon kepada Tuhan agar senantiasa melindungi dan membimbing William di tempat kerjanya.

Sejak awal, saat hendak ditempatkan di Kabupaten Pegunungan Bintang, Romba mengaku was-was. “Maklumlah kalau ibu, memikirkan anaknya ditempatkan di daerah perbatasan, apalagi kalau dengar-dengar soal gangguan keamanan dan sulitnya medan yang akan dihadapi,” ungkap Romba. Apalagi, sebelumnya William pernah bekerja di Pemda Kabupaten Toraja Utara.

Tapi, dengan kebulatan tekad, William tetap menerima penempatan pemerintah pusat kepada alumni IPDN ke daerah perbatasan. “Awalnya saya was-was, tapi William menyatakan tidak ada masalah, setiap alumni IPDN harus siap ditempatkan dimana saja. Dia bilang, Mama tenang, anak semangat, jangan dipikirkan!” cerita Romba mengingat masa-masa awal keberangkatan William ke Pegunungan Bintang.

Menurut Romba, William adalah tipe anak yang supel dalam bergaul; dia bisa dengan cepat membawa diri dan berbaur dengan siapapun dan dari golongan manapun. Itu sebabnya dia tidak heran kalau anaknya itu langsung bisa akrab dengan penduduk asli Papua.

“Sebagai Ibu, saya hanya bisa berdoa dan berharap, William bisa bekerja dan mengabdi dengan tulus kepada bangsa dan negara, tidak perlu mengeluh dan mengabdikan diri sepenuhnya kepada masyarakat di sana. Kami keluarganya tinggal memberi support saja,” katanya.

Jiwa pantang menyerah da n mudah bergaul William ini kelihatan merupakan perpaduan dari kedua orang tuanya. Seperti diketahui, kedua orang tua William, Yosni Pakendek dan Romba Maranu Sombolinggi’ adalah aktivis budaya dan sosial kemasyarakatan. Keduanya aktif di Lembaga Swadaya Masyarakat. (Arthur/foto: Facebook William Pakendek)

Baca Juga

Hari Ini, SMAN 1 Rantepao Kembalikan Uang Pungutan dari Siswa BaruSMPN 1 Makale Teken Kerjasama Sister Schools dengan Sekolah Menengah di Moscow, RusiaUnik, Kepala Lembang Ini Naik Sitor ke Lokasi PelantikanTulisan “Selamat Datang” di KM 5 Mengkendek Ini Bisa Jadi Spot Selfie BaruBagikan
  • 91
Sumber: Google News | Warta 24 Pegunungan Bintang

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »