WARTA 24 PAPUA

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Pesta Miras, Dua PSK dan Turis Arab di Puncak Tewas Beruntun

Posted by On 11.37

Pesta Miras, Dua PSK dan Turis Arab di Puncak Tewas Beruntun

POJOKJABAR.com, BOGOR â€" Kematian Wanita Tuna Susila (WTS), DV (24) yang tewas di kontrakannya Jalan Gandamanah RT02/15 Desa Tuguselatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Kamis (14/12/17) mulai menemui titik terang.

Rekan korban, MM mengatakan sebelum tewas korban menginap di sebuah vila di Desa Tugu Utara. Di vila itu, ada empat wanita dan bersama empat turis asal Timur Tengah. Selama empat hari empat malam mereka berpesta miras.

“Saya kaget dengar mereka meninggal,” kata MM kepada Radar Bogor (Pojoksatu.id Group).

Menurut dia, DV ditemukan meninggal di kontrakannya Kamis (14/12) pagi. Selain DV, rekannya AG dan seorang pria asal Timur Tengah, Daud (32) juga tewas. Keduanya sempat dilarikan ke RS. Paru Dr.M.Goenawan Partowidigdo (RSPG), Cisarua. Mereka kejang-kejang dan badan panas dingin.

“Saya dengar begitu. Mulutnya berbusa. Ka mis siang dibawa ke rumah sakit. Magrib kejang dan meninggal malamnya,” katanya. Jenazah AG dan Saud kemudian dilarikan ke RSUD Ciawi.

Sementara itu Kapolsek Cisarua, Kompol Sujito, mengatakan, polisi baru menerima laporan satu orang tewas. Sedangkan dua lainnya belum diketahui. “Yang dilaporkan warga hanya satu,” ujar Sujito.

Sebelumnya diberitakan, Wanita Tuna Susila (WTS), DV ditemukan tewas mengenaskan. Wanita yang berdomisili di Sentul Bogor itu ditemukan dalam konsisi telanjang. Di tubuhnya hanya melekat celana dalam bernama kuning.

Menurut keterangan pemilik kontrakan, Unang alias Komeng (38), kondisi korban diketahui setelah dirinya menaruh curiga. Sebab, sejak seharian tak tanda-tanda ada aktivitas dari dalam kamar.

Unang pun mencoba mencari tahu dengan mengintip melalui pentilasi. Saat melihat kondisi korban terlentang di atas tempat tidurnya. Tangannya menutup matanya.

Terkahir kali DV terlihat sehari sebelumnya, Rabu siang (13/12) sekitar pukul 13.00 WIB saat makan di warung nasi Ibu Iin. “Biasannya ke kamar mandi atau sekadar ke warung,” katannya. Menurut dia, sehari-hari DV memang berprofesi sebagai PSK (Pekerja Seks Komersial) di kawasan Puncak.

(RD/don/pojokjabar)


Sumber: Google News | Warta 24 Kabupaten Puncak

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »