www.AlvinAdam.com


Warta 24 Papua

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Sepuluh keputusan hasil Konfrensi III Masyarakat Adat Momuna

Posted by On 01.52

Sepuluh keputusan hasil Konfrensi III Masyarakat Adat Momuna

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar

  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Rilis Pers & Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Seni & Budaya
  3. Sepuluh keputusan hasil Konfrensi III Masyarakat Adat Momuna
  • Selasa, 13 Februari 2018 â€" 15:09
  • 40x views
Sepuluh keputusan hasil Konfrensi III Masyarakat Adat Momuna “Selama ini saya melihat banyak perampasan tanpa izin atas hak ulayat. Maka itu, jika masuk di wilayah adat Momuna harus taat, dan jika ada yang tidak mentaati aturan, akan dikenakan denda, karena kami sudah punya aturan tersendiri yang sudah diputuskan dalam konfrensi,” ungkapnya. Masyarakat adat Momuna bersama Kepala suku besar Ismail Keikera mengenakan pakaian adat sedang berjalan kaki menuju ke lokasi Konferensi ke III, di Aula Pendidikan, Dekai â€" Piter Lokon/Jubi Piter Lokon piter@tabloidjubi.com Editor : Edho Sinaga

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Yahukimo, Jubi - Masyarakat Adat Momuna akhirnya melaksanakan Konfrensi III, yang dimulai sejak 08 hingga 09 Februari 2018, di aula pendidikan jalan Logpon di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua. Ketua Dewan adat Papua, Sayid Fadhal Alhamid mengatakan, dalam konfrensi selama tiga hari ter sebut telah diputuskan ketetapan-ketetapan terkait dengan organisasi Momuna.

“Ada sepuluh hal yang mereka putuskan, untuk tindak lanjut dan perlu diperhatikan pihak lainnya,” katanya.

Sementara, Kepala suku besar Momuna, Ismail Keikera yang baru terpilih kembali untuk periode keduanya (2018-2023) mengatakan, pihaknya sudah membentuk Perda kampung dan beberapa keputusan untuk ditaati, dihormati dan juga dihargai sebagai pemilik sah atas tanah adat tersebut.

“Selama ini saya melihat banyak perampasan tanpa izin atas hak ulayat. Maka itu, jika masuk di wilayah adat Momuna harus taat, dan jika ada yang tidak mentaati aturan, akan dikenakan denda, karena kami sudah punya aturan tersendiri yang sudah diputuskan dalam konfrensi,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta perhatian dari pemerintah, khususnya bagi pendidikan dan kesehatan. Karena selama ini, khusus untuk kedua hal tersebut, masih ada beberapa yang belum dilayani maksimal o leh pemerintah, terlepas dari hak atas tanah, dan hak ulayat tersebut.

Sementara itu, dari kesepakatan bersama melalui Konfrensi Masyarakat Adat Momuna ke - III tersebut, didapati sejumlah keputusan, yakni:

  1. Mendesak Pemerintah Kabupaten Yahukimo membuka ruang dialog dengan masyarakat adat Momuna dan Dewan Masyarakat Adat Momuna untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan terkait dengan tanah adat Momuna sesuai dengan undang-undang Otonomi Khusus.
  2. Tanah dan kekayaan alam yang terdapat di tanah ulayat Suku Momuna, disadari bahwa diciptakan oleh Allah yang diberikan kepada Suku Momuna untuk di jaga dan dirawat oleh Suku Momuna. Oleh sebab itu kami menyerukan kepada Suku Momuna, tidak menjual tanah untuk kepentingan pribadi.
  3. Kami masyarakat suku Momuna menyatakan tanah yang diklaim oleh Pemerintah Kabupaten Yahukimo dilakukan dengan cara tidak bermartabat dan tidak manusiawi yang berdampak rusaknya sumber penghidupan Suku Momuna, dan hingga saat ini perlu dibuka ruang dialog yang bermartabat, adil dan transparan.
  4. Kami masyarakat Suku Momuna tidak menolak pembangunan ataupun menolak investor/pengusaha, apabila kehadiran mereka memberikan kontribusi positif yang memberi manfaat baik bagi masyarakat Adat Momuna, seperti Perusahaan batuan atau galian c, kayu olahan dan lainnya.
  5. Kami masyarakat Suku Momuna mendesak Pemerintah Kabupaten Yahukimo agar membuka peluang beasiswa yang lebih banyak bagi pelajar dan mahasiswa Suku Momuna dalam melanjutkan sekolah atau kuliah. Dan juga dukungan fasilitas berpola asrama bagi pelajar dan mahasiswa Momuna.
  6. Kami masyarakat Suku Momuna mendesak agar pemerintah Kabupaten Yahukimo berperan secara aktif dalam meningkatkan kualitas pelayanan dibidang kesehatan di wilayah adat Momuna maupun lainnya.
  7. Kami masyarakat Suku Momuna mendesak Pemerintah Kabupaten Yahukimo segera membangun rumah tinggi ditengah-tengah Kota Dekai sebagai simb ol budaya Momuna.
  8. Kami Masyarakat Adat Momuna meminta kepada Pemerintah Kabupaten Yahukimo untuk mendorong anak-anak Momuna menduduki jabatan di DPRD minimal 5 orang untuk bisa menyalurkan aspirasiâ€"aspirasi masyarakat Momuna.
  9. Kami masyarakat Suku Momuna mendesak Pemerintah Kabupaten Yahukimo, KPU Kabupaten Yahukimo, Pemerintah Provinsi Papua, KPU Provinsi Papua untuk membentuk 1 Daerah Pemilihan (DAPIL) yang meliputi Distrik Dekai, Distrik Suru-Suru, Distrik Sumo, Distrik Obio dan Distrik Seradala di Kabupaten Yahukimo.
  10. Kami masyarakat Suku Momuna pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Yahukimo pada tahun 2020 merekomendasikan anak Momuna atau yang direkomendasikan oleh masyarakat Suku Momuna untuk maju sebagai bakal calon wakil bupati atau calon wakil bupati.

Konfrensi Masyarakat Adat Momuna ini merupakan forum keputusan tertinggi dalam organisa si Dewan Masyarakat Adat Momuna (DMAM). Kegiatan ini diikuti oleh 28 kepala suku dan 200 peserta dari 30 kampung yang ada di wilayah adat Momuna dan perwakilan dari Wilayah Adat Dien, Wilayah Adat Juwe , Wilayah Adat Koopkaka. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Proyek Palapa ring bakal rampung akhir tahun

Selanjutnya

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Novel Lembayung Senja Dilaunching
Minggu, 11 Februari 2018 | 12:14
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) SONAMAPA Gelar Literasi Baca Buku Sejarah Papua
Rabu, 20 Desember 2017 | 22:23
Diproduksi : West Papua Updates@desember2017 Aksi Tolak Pekuburan Umum
Minggu, 11 Februari 2018 | 12:07
Diproduksi : West Papua Updates@desember2017 Kematian Alex Sambom
Minggu, 11 Februari 2018 | 12:09
Diproduksi : West Papua Updates Lagu dan Puisi Untuk Kehidupan
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:21
Diproduksi : West Papua Updates Tuntutan Tutup Freeport
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:37
Diproduksi : West Papua Updates ‹ › Populer Komisioner HAM PBB singgung penangkapan dan penahanan sewenang-wenang di Papua Berita Papua |â€" Rabu, 07 Februari 2018 WP | 4279x views Puluhan Pemda di Papua menerima penghargaan Gubernur Otonomi |â€" Rabu, 07 Februari 2018 WP | 3489x views Inilah 24 pemain yang lolos seleksi tahap pertama Lembar Olahraga |â€" Sabtu, 03 Februari 2018 WP | 3043x views Pilkada Serentak 2018, Yalimo dan Pegunungan Bintang tak gunakan sistem noken Polhukam |â€" Senin, 05 Februari 2018 WP | 2612x views Tokoh Papua bahas kondisi HAM Papua bersama Komisioner HAM PBB Berita Papua |â€" Rabu, 07 Februari 2018 WP | 2439x views Terkini
  • Sepuluh keputusan hasil Konfrensi III Masyarakat Adat Momuna

    Seni & Budaya â€" Selasa, 13 Februari 2018 | 15:09 WP
  • Dua atlet bisbol Papua ikut seleknas Asian Games

    Lembar Olahraga â€" Selasa, 13 Februari 2018 | 14:46 WP
  • 12 tim siap ramaikan Argapura Cup U-18

    Lembar Olahraga â€" Selasa, 13 Februari 2018 | 14:33 WP
  • Proyek Palapa ring bakal rampung akhir tahun

    Otonomi â€" Selasa, 13 Februari 2018 | 14:28 WP
  • Setelah ternak, kini cacing mata ditemukan pada manusia

    Dunia â€" Selasa, 13 Februari 2018 | 14:18 WP
  • Kasus Asmat bukan kegagalan Papua

    Otonomi â€" Selasa, 13 Februari 2018 | 14:15 WP
  • AS dan Rusia tingkatkan upata h entikan program nuklir Korut

    Dunia â€" Selasa, 13 Februari 2018 | 14:14 WP
  • Ini pesan bupati Isaias saat Bintek dana perimbangan

    Nabire Membangun â€" Selasa, 13 Februari 2018 | 14:04 WP
  • Bulan depan uang lauk pauk pegawai Distrik dikembalikan

    Nabire Membangun â€" Selasa, 13 Februari 2018 | 13:19 WP
  • Gaji guru dan pegawai kehutanan disiapkan

    Otonomi â€" Selasa, 13 Februari 2018 | 13:06 WP
STOP PRESS
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?

    Selasa, 17 Oktober 2017 | 07:31 WP
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?

    Rabu, 29 Maret 2017 | 15:40 WP
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun

    Minggu, 19 Februari 2017 | 14:11 WP
  • Inilah 8 temuan jurnalis Indonesia tentang Kebebasan Pers di Papua

    Minggu, 05 Februari 2017 | 10:43 WP
  • Raja Ampat dapat saingan baru?

    Senin, 26 Desember 2016 | 05:40 WP
  • Index »
Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Warta 24 Kabupaten Yahukimo

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »