www.AlvinAdam.com


Warta 24 Papua

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Pemprov Papua mengharapkan PLBN di Merauke dan Boven Digoel

Posted by On 05.23

Pemprov Papua mengharapkan PLBN di Merauke dan Boven Digoel

Jayapura (Antaranews Papua) - Pemerintah Provinsi Papua mengharapkan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) representatif di tapal batas Merauke dan Boven Digoel, seperti yang telah dibangun di Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, yang berbatasan dengan wilayah Papua Nugini.
Gubernur Papua Lukas Enembe mengemukakan hal itu di Jayapura, Sabtu, setelah sebelumnya berkunjung ke Kabupaten Merauke dan melihat langsung wilayah perbatasan di sana.
"Ternyata belum adanya pos lintas batas yang memadai sehingga orang masih bebas melintas tanpa ada pengawasan yang ketat. Hal ini dikarenakan belum ada kantor lintas batas seperti yang telah dibangun di Skouw tersebut," kata Lukas.
Oleh karena itu, Lukas berharap ke depannya Presiden Joko Widodo dapat fokus juga dalam membangun pos lintas batas di dua daerah yakni Kabupaten Merauke, dan Boven Digoel.
"Sebagian batas wilay ah RI-PNG di Provinsi Papua hingga kini masih perlu ditata dengan baik sehingga ke depan dapat memberikan manfaat yang maksimal," ujarnya.
Gubernur Papua periode 2013-2018 yang maju lagi untuk mendapatkan periode keduanya pada pilkada 2018, mengaku akan memberikan perhatian serius terhadap pembangunan pos lintas batas di wilayahnya yang menghubungkan Bumi Cenderawasih dengan negara tetangga Papua Nugini (PNG).
PLBN representatif yang sudah dibangun di Skouw, Kota Jayapura, menjadi ukuran sehingga pihaknya berharap agar di beberapa daerah seperti Merauke dan Boven Digoel bisa dibangunkan bangunan serupa.
Menurut Lukas, PLBN tersebut amat penting untuk meningkatkan pelayanan di wilayah perbatasan RI-PNG seperti Boven Digoel, Kota Jayapura, Merauke, Pegunungan Bintang dan Keerom.
"Pembangunan pos lintas batas ini dirasa perlu, selain untuk meningkatkan kerja sama dengan negara tetangga juga diharapkan menjadi destinasi wisata kawasan perbatasan," ujarnya.
Sebelumnya, Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan bakal mengembangkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) terpadu di Sota, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua.
"Yang sudah pasti akan dibangun adalah di Sota, yang lainnya akan kami bahas dahulu bersama-sama dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP)," kata Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo.
Tujuh PLBN yang telah dikembangkan di kawasan perbatasan adalah PLBN Entikong, PLBN Badau, dan PLBN Aruk (Kalimantan Barat), PLBN Motaain, PLBN Motamasin, dan PLBN Wini (Nusa Tenggara Timur) dan PLBN Skouw (Provinsi Papua). Tujuh PLBN tersebut telah dibangun dalam periode 2015-2017.
Pada 2018 yang sudah pasti akan dibangun adalah PLBN Sota, Kabupaten Merauke, Papua.
Sementara itu, ada delapan PLBN yang rencananya akan dibangun pada 2019 yaitu di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau, PLBN di Pulau Serasan Kabupaten Natuna Provinsi Kepri, PLBN Jogoi Babang Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalbar, PLBN Jasa Kabupatn Sintang Provinsi Kalbar.
Selanjutnya, PLBN Sie Nyamuk Kabupaten Nunukan Provinsi Kaltara, PLBN Napan Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi NTT, PLBN Maritaing Kabupaten Alor Provinsi NTT dan PLBN Oepoli Kabupaten Kupang Provinsi NTT.
Sementara Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Tjahjo Kumolo juga memastikan bahwa untuk PLBN Sota yang dibangun pada 2018 sudah disiapkan pendanaannya.
Tjahjo Kumolo yang juga menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri itu memaparkan, pembangunan Sota pada tahun ini disebabkan antara lain cukup aktifnya lalu lintas manusia dan barang di kawasan tersebut. (*)Sumber: Google News | Warta 24 Boven Digoel

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »