Pemkab Jayapura ingin ambil alih situs megalitikum Tutari - Warta 24 Papua
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Pemkab Jayapura ingin ambil alih situs megalitikum Tutari

Pemkab Jayapura ingin ambil alih situs megalitikum Tutari

Login/Daftar�������������������������������������������������������…

Pemkab Jayapura ingin ambil alih situs megalitikum Tutari

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Rilis Pers & Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Pemkab Jayapura ingin ambil alih situs megalitikum Tutari
  • Selasa, 20 Februari 2018 â€" 21:17
  • 44x views
Pemkab Jayapura ingin ambil alih situs megalitikum Tutari "Beberapa waktu lalu kami dikunjungi Badan Arkeologi Papua. Menurut laporan mereka, situs prasejarah di Kampung Doyo lama ini tidak terurus. Oleh sebab itu, kami akan berkoordinasi langsung dan minta kewenangan untuk mengurusnya kembali karena benda-b enda prasejarah ini ada di wilayah Pemerintah Kabupaten Jayapura," ujar Bupati Awoitauw, saat ditemui Jubi, di kantornya, Selasa (20/2/2018). Seorang warga Sentani tengah berdiri di hadapan salah satu batu peninggalan zaman Megalitikum di situs Tutari, Kampung Doyo Lama, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura - Jubi/Syam Terrajana Engelbert Wally engellenny2509@gmail.com Editor : Dewi Wulandari LipSus Mereka sedang membunuh Koroway dengan air perak dan logam mulia Features | Selasa, 20 Februari 2018 | 09:00 WP Infografis : Rasio murid-guru pendidikan menengah di Tanah Papua Features | Selasa, 20 Februari 2018 | 04:42 WP TPN-PB/OPM tidak akan mengganggu Pilkada 2018 Features | Senin, 19 Februari 2018 | 04:31 WP Sepuluh keputusan hasil Konfrensi III Masyarakat Adat Momuna Features | Selasa, 13 Februari 2018 | 15:09 WP

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi - Kabupaten Jayapura memiliki sejumlah tempat-tempat prasejarah yang tinggal sejak ratusan tahun silam. Salah satunya adalah situs megalitikum Tutari yang terletak di Kampung Doyo Lama Distrik Waibhu. Situs yang berada pada perbukitan ini di tinggal tanpa diurus oleh pihak terkait.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengaku pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua yang selama ini mengurusi situs tersebut guna peralihan kewenangan mengurus situs prasejarah ini.

"Beberapa waktu lalu kami dikunjungi Badan Arkeologi Papua. Menurut laporan mereka, situs prasejarah di Kampung Doyo lama ini tidak terurus. Oleh sebab itu, kami akan berk oordinasi langsung dan minta kewenangan untuk mengurusnya kembali karena benda-benda prasejarah ini ada di wilayah Pemerintah Kabupaten Jayapura," ujar Bupati Awoitauw, saat ditemui Jubi, di kantornya, Selasa (20/2/2018).

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura, Kris Kores Tokoro, mengaku ada sejumlah situs bersejarah yang hingga saat ini tidak terurus dengan baik, padahal kewenangan tersebut berada pada Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan.

"Tiga dari situs prasejarah adalah situs megalitikum Tutari yang sudah menjadi cagar budaya, situs Yomokho di sebelah barat pantai wisata Khalkote Distrik Sentani timur, dan gerabah di Kampung Akbar Distrik Ebungfauw. Gerabah memang saat ini dikelola Pemkab Jayapura, tetapi dua situs lainnya tidak diurus dengan baik. Oleh sebab itu, pasti kami akan berkoordinasi guna mengambil kewenangan ini untuk mengelolanya kembali. Karena situs ini sangat penting dan akan menja di aset daerah sebagai destinasi wisata," jelasnya. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Dana kampung Rp 100 juta untuk perempuan, kemana?

Selanjutnya

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Novel Lembayung Senja Dilaunching
Minggu, 11 Februari 2018 | 12:14
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) SONAMAPA Gelar Literasi Baca Buku Sejarah Papua
Rabu, 20 Desember 2017 | 22:23
Diproduksi : West Papua Updates@desember2017 Aksi Tolak Pekuburan Umum
Minggu, 11 Februari 2018 | 12:07
Diproduksi : West Papua Updates@desember2017 Kematian Alex Sambom
Minggu, 11 Februari 2018 | 12:09
Diproduksi : West Papua Updates Lagu dan Puisi Untuk Kehidupan
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:21
Diproduksi : West Papua Updates Tuntutan Tutup Freeport
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:37
Diproduksi : West Papua Updates ‹ › Populer ULMWP sambut positif hasil KTT MSG di Port Morresby Berita Papua |â€" Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 5557x views Woodball, pendatang baru langsung target 6 emas di PON 2020 Lembar Olahraga |â€" Senin, 12 Februari 2018 WP | 4324x views Pertemuan MSG di Papua Nugini, akankah ULMWP menangkan ‘full membership”? Nasional & Internasional |â€" Minggu, 11 Februari 2018 WP | 3157x views Papua minta dibangun PLBN di Merauke dan Boven Digoel Anim Ha |â€" Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2877x views Pemkab Lanny Jaya kirim 20 guru ke Australia Penkes |â€" Senin, 12 Februari 2018 WP | 2774x views Terkini
  • Pemkab Jayapura ingin ambil alih situs megalitikum Tutari

    Jayapura Membangun â€" Selasa, 20 Februari 2018 | 21:17 WP
  • Kapolda: Tahapan awal pilkada Papua kondusif

    Polhukam â€" Selasa, 20 Februari 2018 | 21:05 WP
  • KONI Papua verifikasi cabor dan nomor pertandingan di PON 2020

    Lembar Olahraga â€" Selasa, 20 Februari 2018 | 20:42 WP
  • Ruben Magai: Ijazah palsu, bacabup Mimika harus diproses hukum

    Pilkada Papua â€" Selasa, 20 Februari 2018 | 20:40 WP
  • Pejabat yang terlibat kampanye harus cuti

    Pilkada Papua â€" Selasa, 20 Februari 2018 | 19:52 WP
  • Kadepa: DPR Papua jangan hanya urus pilkada

    Pilkada Papua â€" Selasa, 20 Februari 2018 | 19:39 WP
  • Klemen Tinal: Bupati Markum, tolong proteksi masyarakat Keerom dari miras

    Mamta â€" Selasa, 20 Februari 2018 | 19:13 WP
  • Mozambik berjuang lindungi 300 ribu hektar hutan bakau

    Dunia â€" Selasa, 20 Februari 2018 | 18:45 WP
  • Telkomsel imbau pelanggan prabayar segera registrasi

    Advertorial â€" Selasa, 20 Februari 2018 | 18:25 WP
  • Dana kampung Rp 100 juta untuk perempuan, kemana?

    Jayapura Membangun â€" Selasa, 20 Februari 2018 | 18:19 WP
STOP PRESS
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?

    Selasa, 17 Oktober 2017 | 07:31 WP
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?

    Rabu, 29 Maret 2017 | 15:40 WP
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun

    Minggu, 19 Februari 2017 | 14:11 WP
  • Inilah 8 temuan jurnalis Indonesia tentang Kebebasan Pers di Papua

    Minggu, 05 Februari 2017 | 10:43 WP
  • Raja Ampat dapat saingan baru?

    Senin, 26 Desember 2016 | 05:40 WP
  • Index »
Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suar a Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Warta 24 Jayapura

Tidak ada komentar