www.AlvinAdam.com


Warta 24 Papua

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Masyarakat Okaba merasa dianaktirikan pemerintah

Posted by On 08.29

Masyarakat Okaba merasa dianaktirikan pemerintah

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar

  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Rilis Pers & Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Masyarakat Okaba merasa dianaktirikan pemerintah
  • Senin, 12 Februari 2018 â€" 19:00
  • 201x views
Masyarakat Okaba merasa dianaktirikan pemerintah “Kenapa saya bilang dianaktirikan, karena dari tahun berganti tahun, melalui musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat kampung hingga distrik, diusulkan agar ruas jalan Bian-Okaba diaspal. Namun, sampai sekarang tak direalisasikan,” ujar Mahuze, saat ditemui Jubi, di Kantor Dewan Perwa kilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Senin (12/02/2018). Kondisi ruas jalan Bian-Okaba yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki pemerintah â€" Jubi/Frans L Kobun Ans K frans@tabloidjubi.com Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi â€" Sekretaris Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam) kampung Alaku, distrik Okaba, kabupaten Merauke, Thimoteus Mahuze, mengungkapkan masyarakat dari beberapa kampung di distrik tersebut dianaktirikan pemerintah setempat.

“Kenapa saya bilang dianaktirikan, karena dari tahun berganti tahun, melalui musyawarah perencanaan pembangunan ( Musrenbang) tingkat kampung hingga distrik, diusulkan agar ruas jalan Bian-Okaba diaspal. Namun, sampai sekarang tak direalisasikan,” ujar Mahuze, saat ditemui Jubi, di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Senin (12/02/2018).

Dikatakan, dulunya jalan Bian-Okaba diaspal. Hanya saja, karena tak dijaga dan dirawat baik, akhirnya rusak dan sampai sekarang tak kunjung diperbaiki.

“Saya sudah tua sampai sekarang, namun jalannya tak pernah diperhatikan pemerintah,” tegasnya.

Dia mengaku, ruas jalan tersebut adalah jalan provinsi yang menghubungkan sekitar tujuh distrik di kabupaten Merauke, termasuk sampai ke Bade, kabupaten Mappi.

“Memang satu-satunya transportasi darat setelah dari penyeberangan kali Bian hanya melalui jalur tersebut. Tak ada jalan alternatif lain,” katanya.

“Tidak tahu lagi dengan cara apa kami bersuara. Dari tahun ke tahun melalui Musrenbang, telah kami suarakan. Namun, tak direspon sama sek ali pemerintah,” tuturnya menambahkan.


Bahkan, lanjut dia, dari pemimpin berganti pemimpin, kondisi ruas jalan Bian-Okaba tak pernah diaspal dan justru semakin rusak.

“Adik-adik wartawan sudah melihat kondisi sesungguhnya di lapangan,” tuturnya.

Selain jalan rusak parah, jelas dia, juga di samping kiri-kanan jalan telah ditumbuhi rumput tinggi. Sehingga hanya tinggal jalan setapak.

Kepala Distrik Okaba, Fransiskus Kamijay, mengatakan ruas jalan tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda dua karena terdapat beberapa jembatan rusak.

Selain itu, menurut Kamijay, kondisi badan jalan sudah setapak akibat ditumbuhi rumput.

“Memang beberapa waktu lalu atas perintah Bupati Merauke, Frederikus Gebze, dilakukan pembersihan sepanjang tiga kilometer. Hanya saja, perbaikan jalan belum hingga sekarang,” ujarnya. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Pasca gelombang pasang, masyarakat Komolom Kimaam hanya makan ikan dan kelapa kering

Selanjutnya

Staf distrik Kimaam jarang di tempat tugas

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga Novel Lembayung Senja Dilaunching
Minggu, 11 Februari 2018 | 12:14
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) SONAMAPA Gelar Literasi Baca Buku Sejarah Papua
Rabu, 20 Desember 2017 | 22:23
Diproduksi : West Papua Updates@desember2017 Aksi Tolak Pekuburan Umum
Minggu, 11 Februari 2018 | 12:07
Diproduksi : West Papua Updates@desember2017 Kematian Alex Sambom
Minggu, 11 Februari 2018 | 12:09
Diproduksi : West Papua Updates Lagu dan Puisi Untuk Kehidupan
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:21
Diproduksi : West Papua Updates Tuntutan Tutup Freeport
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:37
Diproduksi : West Papua Updates ‹ › Populer Komisioner HAM PBB singgung penangkapan dan penahanan sewenang-wenang di Papua Berita Papua |â€" Rabu , 07 Februari 2018 WP Puluhan Pemda di Papua menerima penghargaan Gubernur Otonomi |â€" Rabu, 07 Februari 2018 WP Inilah 24 pemain yang lolos seleksi tahap pertama Lembar Olahraga |â€" Sabtu, 03 Februari 2018 WP Pilkada Serentak 2018, Yalimo dan Pegunungan Bintang tak gunakan sistem noken Polhukam |â€" Senin, 05 Februari 2018 WP Tokoh Papua bahas kondisi HAM Papua bersama Komisioner HAM PBB Berita Papua |â€" Rabu, 07 Februari 2018 WP Terkini
  • Polemik Pilgub, KPU Papua tunda penetapan Paslon

    Polhukam â€" Senin, 12 Februari 2018 | 22:07 WP
  • OPD Kabupaten Nab ire diminta segera selesaikan administrasi

    Nabire Membangun â€" Senin, 12 Februari 2018 | 21:24 WP
  • Polemik Pilgub, Pansus: Investigasi ijazah Paslon, bisa saja

    Polhukam â€" Senin, 12 Februari 2018 | 20:37 WP
  • DPRD Merauke usulkan bentuk tim sidak ke kampung

    Anim Ha â€" Senin, 12 Februari 2018 | 20:25 WP
  • Staf distrik Kimaam jarang di tempat tugas

    Anim Ha â€" Senin, 12 Februari 2018 | 19:07 WP
  • Relawan S olata for Lukmen Papua Bangkit II resmi dilantik

    Advertorial â€" Senin, 12 Februari 2018 | 19:05 WP
  • Masyarakat Okaba merasa dianaktirikan pemerintah

    Anim Ha â€" Senin, 12 Februari 2018 | 19:00 WP
  • Pasca gelombang pasang, masyarakat Komolom Kimaam hanya makan ikan dan kelapa kering

    Anim Ha â€" Senin, 12 Februari 2018 | 18:51 WP
  • Pemkot Jayapura galang aksi Rp 1000 untuk Asmat

    Mamta â€" Senin, 12 Februari 2018 | 18:18 WP
  • KPU Jayawijaya menetapkan satu Paslon

    Lapago â€" Senin, 12 Februari 2018 | 17:38 WP
STOP PRESS
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?

    Selasa, 17 Oktober 2017 | 07:31 WP
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?

    Rabu, 29 Maret 2017 | 15:40 WP
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun

    Minggu, 19 Februari 2017 | 14:11 WP
  • Inilah 8 temuan jurnalis Indonesia tentang Kebebasan Pers di Papua

    Minggu, 05 Februari 2017 | 10:43 WP
  • Raja Ampat dapat saingan baru?

    Senin, 26 Desember 2016 | 05:40 WP
  • Index »
Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Sa marai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Warta 24 Kabupaten Mappi

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »