www.AlvinAdam.com


Warta 24 Papua

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Mandenas: Ada tagihan fiktif di RSUD Jayapura

Posted by On 09.51

Mandenas: Ada tagihan fiktif di RSUD Jayapura

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar

  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Rilis Pers & Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Mandenas: Ada tagihan fiktif di RSUD Jayapura
  • Minggu, 11 Februari 2018 â€" 17:50
  • 141x views
Mandenas: Ada tagihan fiktif di RSUD Jayapura "Laporan direktur RSUD Dok II, ada tagihan fiktif yang masuk. Kami sudah minta direktur tidak boleh mentoleransi itu dan jangan menandatangani tagihan itu," kata Mandenas, akhir pekan lalu. Gedung instalasi rawat ja lan RSUD Dok II Jayapura yang diresmikan Gubernur Papua, Lukas Enembe, Jumat (09/02/2018) - Jubi/Alex Loen. Arjuna Pademme [email protected] Editor : Edho Sinaga

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Ketua Komisi V DPR Papua bidang kesehatan, Yan Permenas Mandenas mensinyalir ada tagihan proyek fiktif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura.

"Laporan direktur RSUD Dok II, ada tagihan fiktif yang masuk. Kami sudah minta direktur tidak boleh mentoleransi itu dan jangan menandatangani tagihan itu," kata Mandenas, akhir pekan lalu.

Kata Yan, pihaknya juga menyarankan direktur RSUD Dok II meminta tandatangan pihak ketiga terhadap pekerjaan fiktif ini.

"Kalau tidak, silahkan direkomendasikan kepada kejaksaan untuk diusut," ujarnya.

Menurutnya, selain ada tagihan fiktif di rumah sakit Pemerintah Provinsi Papua itu, gedung instalasi rawat jalan yang diresmikan Gubernur Papua, Lukas Enembe, Jumat (09/02/2018), masih menyisakan utang senilai Rp102 miliar.

"Manajemen RSUD Dok II masih berutang kepada pihak ketiga yang mengerjakan pembangunan gedung itu. Kami sudah minta dalam waktu dekat harus diselesaikan," ucapnya.

Ia mengatakan, Komisi V sudah menggelar rapat mitra dengan manajemen RSUD Dok II Jayapura, Kejaksaan, Polda Papua dan berbagai pihak untuk mendengar banyak hal terkait kondisi rumah sakit rujukan regional itu, pada Kamis (08/02/2018).

Berbagai masalah di rumah sakit tersebut lanjut dia, harus segera dibenahi. Komisi V telah meminta manajemen rumah sakit, dalam kurun waktu lima bulan ke depan segera merenovasi total ruangan unit gawat darurat (UGD).

Masalah lain yang harus dituntaskan adalah instalasi air bersih dalam area rumah sakit. Instalasi ini kata Yan, bukan kesalahan PDAM. PDAM hanya menyambung instalasi air hingga ke bak sentral rumah sakit.

"Instalasi distribusi air dalam internal rumah sakit, itu tangggung jawab manajemen. Ini kesalahan mereka yang selama ini mereka lempar ke luar. Padahal seharusnya mereka selesaikan," ucapnya.

Katanya, kondisi RSUD Jayapura harus dibenahi secara bertahap. Sepanjang tahun ini harus dibereskan. Komisi V berkomitmen setiap sebulan sekali, akan berkantor di RSUD Dok II untuk mengetahui setiap perkembangan.

Saat peresmian gedung instalasi rawat jalan RSUD Jayapura, Kepala Divisi Gedung II, PT PP, pihak yang mengerjakan pembangunan gedung, Yudi dalam laporannya mengatakan, proyek itu tercepat di seluruh Indonesia. Hanya butuh waktu empat bulan menyelesaikannya dengan nilai kontrak awal Rp156 miliar, dan nilai kontrak adendum Rp149 miliar.

“PT PP sebagai rekanan pembangunan, masih bertanggung jawab menjaga dan merawat gedung selama enam bulan ke depan,” kata Yudi.

Gubernur Lukas Enembe dalam sambutannya mengatakan, peletakan batu pertama gedung ini dilakukan bertepatan dengan empat tahun kepemimpinannya.

"Dan dalam tempo empat bulan bangunan ini sudah selesai dibangun. Saya harap gedung yang bagus ini dijaga dengan baik, dan dapat melayani masyarakat Papua," ucap Enembe. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

KLB di Asmat disebabkan tak ada kepastian pangan

Selanjutnya

Solidaritas Pilgub Papua: Kami akan duduki KPU

Baca Juga
  • Komisioner HAM PBB singgung penangkapan dan penahanan sewenang-wenang di Papua

    Berita Papua â€" Rabu, 07 Februari 2018
  • P uluhan Pemda di Papua menerima penghargaan Gubernur

    Otonomi â€" Rabu, 07 Februari 2018
  • Inilah 24 pemain yang lolos seleksi tahap pertama

    Lembar Olahraga â€" Sabtu, 03 Februari 2018
  • Pilkada Serentak 2018, Yalimo dan Pegunungan Bintang tak gunakan sistem noken

    Polhukam â€" Senin, 05 Februari 2018
  • Dana studi akhir ditransfer ke rekening mahasiswa bukan ke pengurus himpunan

    Penkes â€" Kamis, 01 Februari 2018

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Novel Lembayung Senja Dilaunching
Minggu, 11 Februari 2018 | 12:14
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) SONAMAPA Gelar Literasi Baca Buku Sejarah Papua
Rabu, 20 Desember 2017 | 22:23
Diproduksi : West Papua [email protected] Aksi Tolak Pekuburan Umum
Minggu, 11 Februari 2018 | 12:07
Diproduksi : West Papua [email protected] Kematian Alex Sambom
Minggu, 11 Februari 2018 | 12:09
Diproduksi : West Papua Updates Lagu dan Puisi Untuk Kehidupan
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:21
Diproduksi : West Papua Updates Tuntutan Tutup Freeport
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:37
Diproduksi : West Papua Updates ‹ › Terkini
  • Polisi kerahkan 800 personel amankan pleno KPU Papua

    Polhukam â€" Minggu, 11 Februari 2018 | 21:42 WP
  • KPK tangkap tangan bacalon Gubernur NTT

    Nusa â€" Minggu, 11 Februari 2018 | 20:40 WP
  • Pertemuan MSG di Papua Nugini, aka nkah ULMWP menangkan ‘full membership”?

    Nasional & Internasional â€" Minggu, 11 Februari 2018 | 20:19 WP
  • Organisasi anak perintis Nabire dideklarasikan

    Nabire Membangun â€" Minggu, 11 Februari 2018 | 19:18 WP
  • Tiga orang yang terlupakan dalam kasus sakitnya anak Puti Hatil (Bagian III)

    Pengalaman â€" Minggu, 11 Februari 2018 | 19:14 WP
  • BI tidak jamin kerugian penggunaan mata uang digital

    Maluku â€" Minggu, 11 Februari 2018 | 19:06 WP
  • Anak muda Kalsel dijanjikan beasiswa S3

    Kalimantan â€" Minggu, 11 Februari 2018 | 19:04 WP
  • Harga beras di pasar Enarotali naik

    Meepago â€" Minggu, 11 Februari 2018 | 19:00 WP
  • Solidaritas Pilgub Papua: Kami akan duduki KPU

    Polhukam â€" Minggu, 11 Februari 2018 | 18:46 WP
  • Wali murid SMP Negeri 1 Nabire iuran hadapi UNBK

    Nabire Membangun â€" Minggu, 11 Februari 2018 | 18:36 WP
STOP PRESS Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang? Stop Press | Selasa, 17 Oktober 2017 | 07:31 WP Index » 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu? Stop Press | Rabu, 29 Maret 2017 | 15:40 WP Index » Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun Stop Press | Minggu, 19 Februari 2017 | 14:11 WP Index » Inilah 8 temuan jurnalis Indonesia tentang Kebebasan Pers di Papua Stop Press | Minggu, 05 Februari 2017 | 10:43 WP Index » Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Warta 24 Jayapura

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »