www.AlvinAdam.com

WARTA 24 PAPUA

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Ini yang Diungkapkan Bupati Asmat kepada Pejabat ESDM

Posted by On 07.29

Ini yang Diungkapkan Bupati Asmat kepada Pejabat ESDM

Presiden Joko Widodo memanggil Gubernur Papua Lukas Enembe, Bupati Asmat Elisa Kambu, dan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Nduga, Wentius Nimiangge ke Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (23/1/2018) malam. (foto: Biro Pers Setpres)

INFONAWACITA.COM â€" Bupati Asmat, Elisa Kambu, mengadu langsung kepada pejabat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Aduan itu terlontar saat pejabat ESDM tengah melakukan kunjungan ke wilayah tersebut pada Jumat (16/2/2018).

Seperti termuat dalam rilis yang diterima pada Minggu (18/2/2018), Ellisa menyatakan kepada Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Rida Mulyana bahwa ada beberapa PLTS yang sudah dibangun di Asmat ta pi dinilai tidak efektif. Hal ini lantaran banyak PLTS yang tidak berfungsi karena rusak (kurangnya perawatan) dan ada beberapa alat yang hilang karena dicuri.

Oleh sebab itu Ellisa menyarankan agar dibangun PLTS Terpusat di Asmat. Menurutnya PLTS Terpusat jauh lebih mudah mengawasi dan merawatnya. Nantinya, tambah Ellisa, akan disiapkan satu atau dua orang masyarakat kampung yang akan bertugas sebagai operator untuk merawat dan menjaga PLTS terpusat dimaksud.

Seperti diketahui kunjungan Rida ke Kabupaten Asmat sendiri sengaja untuk memberikan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) kepada beberapa desa di wilayah terpencil tersebut.

Setidaknya pada kedatangan Rida kali ini, ada 922 unit LTSHE yang dibagikan Kementerian ESDM untuk 8 Distrik dan 15 Desa, yang anggaran nya berasal dari dana APBN tahun 2017.

Info Terkait: Sulit Bangun Pembangkit Listrik, Negara Tetap Hadir Di Asmat

Akan Ada 7 PLTS

Sebelumnya PLN juga berencana pa da tahun 2018 ini akan ada tujuh PLTS yang dibangun oleh PLN di wilayah Asmat. Manajer Area PLN Timika Salmon ‎Kareth mengatakan, langkah tersebut dilakukan secara bertahap dari tahun ke tahun. Sampai 223 desa yang ada di kabupaten tersebut seluruhnya menikmati listrik.

“Sampai 2018 ini sebagian 7 kampung listrik di wilayah Asmat kami bangun. Nanti sisanya, masuk 2019 kemudian berikutnya, kita lakukan secara bertahap,” ujar Salmon seperti dikutip Liputan6.com pada Selasa (12/2/2018).

Sal‎mon mengungkapkan, PLN akan menggunakan PLTS terpusat dengan kapasitas beragam, dari 40 kilo Watt peak (kWp) hingga 50 kWp. PLTS dipilih karena lebih mudah untuk dibangun, mengingat kondisi geografis Asmat yang berawa menyulitkan untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD).

“Kalau PLTD sulit daerah rawa, itu PLTS tinggi tidak bisa nempel tanah karena letak gografis. ‎Di Asmat itu daerah 1001 papan, jalanya papan karena bawahnya rawa, tidak seperti lain yang dasarnya tanah,” kata dia. (DS/zh)

Sumber: Google News | Warta 24 Kabupaten Nduga

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »