www.AlvinAdam.com


Warta 24 Papua

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Data paslon Pilkada Papua belum diunggah, ada apa?

Posted by On 00.57

Data paslon Pilkada Papua belum diunggah, ada apa?

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar

  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Rilis Pers & Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!! !
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Pilkada Papua
  3. Data paslon Pilkada Papua belum diunggah, ada apa?
  • Senin, 26 Februari 2018 â€" 14:12
  • 68x views
Data paslon Pilkada Papua belum diunggah, ada apa? Tentunya menjadi pertanyaan Pansus, kenapa KPU Papua tidak melaksanakan kewajibannnya. Karena terkesan tidak ada keterbukaan, tetapi ketertutupan informasi yang sedang dilakukan oleh KPU Papua. Tampilan portal resmi KPU RI â€" Jubi/IST. Roy Ratumakin [email protected] Editor : Edho Sinaga LipSus Lifting center jembatan Holtekamp dapat rekor MURI Features | Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:20 WP Mengajar ala Gerakan Papua Mengajar Features | Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:03 WP Masyarakat adat Mambra ingin kembali ke Mamta Features | Kamis, 22 Februari 2018 | 22:57 WP Anak-anak Papua yang berjuang ke sekolah Features | Kamis, 22 Februari 2018 | 07:49 WP

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Hingga H+6 pasca penetapan calon tetap peserta Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua, KPU Papua belum menggungah data kes eluruhan pasangan calon. Belum adanya data itu, terlihat jelas dalam portal resmi KPU RI, https://infopemilu.kpu.go.id

Dari 17 provinsi yang melaksanakan Pilkada 2018, hanya pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dari Papua yang sama sekali belum tersedia data pasangan calon. Jika dibuka di laman tersebut, tampilan yang terlihat hanya nama pasangan calon, tanggal lahir, pekerjaan serta alamat tanpa terisi foto calon, baik pasangan Lukmen maupun Jhosua.

Selain itu, untuk tujuh kabupaten peserta Pilkada di Papua, baru lima daerah yang data pasangan calon sudah terunggah, seperti Kabupaten Deiyai, Kabupaten Puncak, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Memberamo Tengah, sementara dua kabupaten lainnya, Mimika baru data Model TT1-KWK dan Kabupaten Paniai belum ada sama sekali.

Kelima kabupaten itu, masing-masing sudah menyajikan data setiap pasangan calon dengan rincian data mencapai 71 item yang dapat diakses oleh masyarakat, sepe rti Model TT1-KWK, Daftar Nama Tim Kampanye, copy Ijasah, Kepengurusan Partai, BIKWK dan data lainnya.

Kondisi ini mendapat sorotan dari Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua yang menilai ada ketidakberesan dalam kinerja KPU Papua yang terkesan lambat memberikan data informasi tersebut kepada masyarakat.

Menurut Ketua Pansus Pilgub Papua, Thomas Sondegau, data Paslon seharusnya sudah dapat diakses oleh masyarakat, karena data tersebut bukan data rahasia bahkan hampir seluruh daerah yang melaksanakan Pilkada Serentak 2018 sudah termuat datanya di portal resmi KPU RI.

“Saat kita buka website KPU RI di link https://infopemilu.kpu.go.id/pilkada2018/paslon/ tidak ada secuilpun informasi tentang Cagub-Cawagub di situ. KPU Papua ini dia punya kantor mungkin di Puncak Cartenz kah, jadi tidak ada jaringan, jadi dong tidak bisa upload (unggah) data ke website, atau jangan-jangan memang ada yang mau disembunyikan,” kata Sondegau kepada war tawan belum lama ini.

Katanya lagi, KPU RI menyediakan portal resmi info pemilu tersebut, agar masyarakat bisa mengakses dan mengetahui data pasangan calon yang akan dipilihknya.

Tentunya menjadi pertanyaan Pansus, kenapa KPU Papua tidak melaksanakan kewajibannnya. Karena terkesan tidak ada keterbukaan, tetapi ketertutupan informasi yang sedang dilakukan oleh KPU Papua.

“Ini sudah enam hari setelah penetapan, kok KPU Papua belum upload data pasangan calon baik di laman KPU RI maupun di website KPU Papua, katanya kan sekarang sistem online, data dan dokumen paslon langsung di upload, padahal di daerah lain seperti KPUD Mamberamo Tengah, Biak, Deiyai bahkan KPUD di daerah lain di Indonesia sudah mengupload semua data tersebut di laman KPU RI, padahal website itu kan fungsinya sebagai alat sosialisasi dan menyediakan informasi publik, kalau tidak ada satupun informasi yang di sediakan tentang Pilkada 2018 ini, termasuk juga data dan dokumen para calon, p antas kalau publik bertanya, ada apa sebenarnya ini dengan KPU Papua,” ujarnya.

Hal senada juga di sampaikan oleh Boy Markus Dawir, anggota Pansus Pilgub Papua.

“Kami sudah mengecek ke link https://infopemilu.kpu.go.id/pilkada2018 di website KPU RI, hingga saat ini belum termuat data pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Papua, padahal Provinsi lain seperti KPU Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Maluku, Bali kok data dan dokumen calon semua lengkap, termasuk ijazahnya,” kata Boy.

Lebih mengherankan lagi, KPUD di Papua yang sudah sangat jelas memiliki akses jaringan internet sulit, seperti KPUD Mamberamo Tengah bahkan KPUD Deiyai sudah tercantum datanya, dan itu bisa diakses oleh masyarakat. “itu saya lihat mereka sudah upload lengkap di website KPU RI, tidak ada yang di tutupi, karena memang itu bukan rahasia, kira-kira ada apa dengan KPU Papua,” ujarnya.

Menurutnya hingga hari ini pasca penetapan calon, data yang di sajika n pada link https://infopemilu.kpu.go.id/pilkada2018/paslon/ hanya data nama partai pendukung saja, sedangkan data lainnya sama sekali tidak ada, berbeda dengan KPU provinsi lainnya di Indonesia.

“Ada apa dengan KPU Papua, ada yang disembunyikan kah?,” katanya.

Ketertutupan KPU Papua dalam menyediakan informasi publik, khususnya terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 di Provinsi Papua akan menjadi catatan penting Pansus terkait kinerja KPU Papua, dan akan membahasnya di tingkat pimpinan DPRP.

“Seluruh Indonesia rata-rata sudah ada datanya, dari Aceh hingga kabupaten di Papua sudah ada, kok Provinsi Papua tidak ada," kata Boy Dawir.

Sorotan juga datang dari Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Papua. Sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 1 Tahun 2015 tentang Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik di lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU), seharusnya KPU Papua menyediakan segala informasi terkait agenda, kegiatan, tahapan, dan segala informasi lainnya yang di kuasai oleh KPU Papua dan layak diketahui publik.

“Kalau di daerah lain sudah ada, maka seharusnya untuk KPU Papua juga harus demikian, karena aturan yang digunakan sama, sehingga seharusnya jika di tempat lain terbuka maka KPU Papua juga harus terbuka," kata Joel Wanda, satu diantara anggota KIP Papua ketika di konfirmasi melalui telepon, Sabtu (24/2/2018).

Sejauh ini kata Joel, KIP Provinsi Papua belum mendapatkan aduan masyarakat terkait tidak tersedianya informasi publik yang semestinya wajib disediakan oleh KPU Papua, karena menurutnya jika bicara tahapan Pilkada serentak, maka secara otomatis dengan sistem online yang diberlakukan saat ini, seharusnya data dan informasi tersebut secara otomatis dapat diakses oleh masyarakat.

“Inikan harusnya ada, apalagi ini terkait dengan masyarakat, sehingga jika masyarakat ingin mempersoalkan ini maka dapat melaporkan soal ketiadaaan informasi K PU Papua ini kepada KIP,” katanya.

Terkait dengan keterbukaan informasi publik di KPU Papua, Ketua KPU Papua, Adam Arisoy mengatakan masyarakat dapat memperolehnya di PPID. Bahkan informasi-informasi tersebut juga dapat secara langsung di akses melalui portal resmi KPU, https://infopemilu.kpu.go.id.

“Ada banyak informasi yang dapat di ketahui lewat PPDI, baik tahapan, seperti daftar DPT, bahkan saat ini sudah ada penetapan bakal pasangan calon menjadi calon itu datanya juga sudah masuk dalam portal KPU, dan semua bisa mengakses itu,” kata Adam saat dikonfirmasi disela pelaksanaan Deklarasi Damai di Kantor Gubernur Papua, Sabtu (24/2/2018)

Sayangnya, pernyataan Adam Arisoy tersebut tidak sesuai kenyataan. Lantaran untuk informasi terkait dengan data pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua ternyata belum ada satupun yang di unggah dalam portal KPU, sebagaimana KPU daerah lainnya yang menyelenggarakan Pilkada 2018. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Pilkada, Polda Papua: Senpi, solusi terkahir

Selanjutnya

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Novel Lembayung Senja Dilaunching
Minggu, 11 Februari 2018 | 12:14
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) SONAMAPA Gelar Literasi Baca Buku Sejarah Papua
Rabu, 20 Desember 2017 | 22:23
Diproduksi : West Papua [email protected] Aksi Tolak Pekuburan Umum
Minggu, 11 Februari 2018 | 12:07
Diproduksi : West Papua [email protected] Kematian Alex Sambom
Minggu, 11 Februari 2018 | 12:09
Diproduksi : West Papua Updates Lagu dan Puisi Untuk Kehidupan
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:21
Diproduksi : West Papua Updates Tuntutan Tutup Freeport
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:37
Diproduksi : West Papua Updates ‹ › Populer ULMWP sambut positif hasil KTT MSG di Port Morresby Berita Papua |â€" Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 7208x views Ada “perubahan berbahaya” di Timur Tengah Dunia |â€" Jumat, 23 Februari 2018 WP | 4196x views Mereka sedang membunuh Koroway dengan air perak dan logam mulia Pilihan Editor |â€" Selasa, 20 Februari 2018 WP | 3415x views Lima Kabupaten di Papua endemis tinggi malaria Penkes |â€" Rabu, 21 Februari 2018 WP | 3324x views Bupati Abock: Siapkan semua laporan untuk BPK Lapago |â€" Jumat, 16 Februari 2018 WP | 2469x views Terkini
  • DAP: Senjata bukan solusi terakhir tangani konflik Pilkada

    Polhukam â€" Senin, 26 Februari 2018 | 14:40 WP
  • Data paslon Pilkada Papua belum diunggah, ada apa?

    Pilkada Papua â€" Senin, 26 Februari 2018 | 14:12 WP
  • PSK merajalela di turnamen Argapura U18

    Lembar Olahraga â€" Senin, 26 Februari 2018 | 10:44 WP
  • Wabup: Zona integritas jangan hanya slogan

    Jayapura Membangun â€" Senin, 26 Februa ri 2018 | 08:39 WP
  • Menghapus stigma sarang narkoba

    Lembar Olahraga â€" Senin, 26 Februari 2018 | 04:33 WP
  • 38 cabor sudah final tampil di PON 2020

    Lembar Olahraga â€" Senin, 26 Februari 2018 | 04:03 WP
  • 11 atlet disabilitas Papua ikut Asian Para Games

    Lembar Olahraga â€" Senin, 26 Februari 2018 | 03:57 WP
  • Bicara otsus harus punya data orang asli Papua

    Jayapura Membangun â€" Minggu, 25 Februari 2018 | 1 9:37 WP
  • Soal nama Uk, Cawabub Puncak tempuh jalur hukum

    Advertorial â€" Minggu, 25 Februari 2018 | 19:31 WP
  • Jaga lingkungan supaya tetap layak huni

    Jayapura Membangun â€" Minggu, 25 Februari 2018 | 19:25 WP
STOP PRESS
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?

    Selasa, 17 Oktober 2017 | 07:31 WP
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?

    Rabu, 29 Maret 2017 | 15:40 WP
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun

    Minggu, 19 Februari 2017 | 14:11 WP
  • Inilah 8 temuan jurnalis Indonesia tentang Kebebasan Pers di Papua

    Minggu, 05 Februari 2017 | 10:43 WP
  • Raja Ampat dapat saingan baru?

    Senin, 26 Desember 2016 | 05:40 WP
  • Index »
Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Mer deka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Warta 24 Mamberamo Tengah

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »