www.AlvinAdam.com


Warta 24 Papua

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

ACT Kirim 100 Ton Beras guna Pulihkan Asmat dari Campak dan ...

Posted by On 08.32

ACT Kirim 100 Ton Beras guna Pulihkan Asmat dari Campak dan ...

Distribusi bantuan ACT di Kabupaten Asmat

Distribusi bantuan ACT di Kabupaten Asmat. (Foto: Dok. ACT)
Lembaga swadaya masyarakat Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua. Bantuan yang dikirim melalui kapal ini terdiri dari 100 ton beras, 2000 dus air mineral, dan 4000 biskuit ini ditujukan untuk fase pemulihan setelah melalui masa KLB.Senior Vice President ACT, Syuhelmaidi Syukur, mengatakan bahwa lembaganya akan bergerak bersama pemerintah daerah dalam proses penyaluran bantuan. "Kita akan ikut bersama-sama pemerintah daerah untuk memastikan bahwasanya program ini berjalan sesuai dengan yang kita rencanakan," ujar Syuhelmi k epada kumparan (kumparan.com) pada Senin (12/2).

Baca Juga :

  • Babat Alas Menuju Asmat
  • Status KLB Dicabut, Menkes Sebut Warga Asmat Mulai Kembali ke Rumah
Proses penyaluran bantuan membutuhkan kerja sama setiap pihak yang berada di lapangan. Kondisi geografis Asmat yang didominasi sungai dan rawa akan menjadi tantangan dalam proses distribusi bantuan.“Butuh moda transportasi yang mumpuni untuk bisa sampai ke wilayah setempat. Pemkab Asmat siap melakukan distribusi tersebut," ujar Syuhelmi. Sebelumnya, ACT telah mengirimkan tim relawan yang terdiri dari dokter, perawat, dan ahli gizi ke distrik terdampak. Tim ACT saat ini tengah bertugas di kampung Yausakor, Distrik Siret, yang berjarak 3 jam dari ibu kota Agats.

Distribusi bantuan ACT di Kabupaten Asmat

Di stribusi bantuan ACT di Kabupaten Asmat. (Foto: Dok. ACT)
Menyambut bantuan ACT, Wakil Bupati Asmat Thomas Safanpo mengatakan bahwa pemerintah daerah sangat terbantu dengan hadirnya pihak-pihak yang ikut terjun langsung menangani KLB campak dan gizi buruk. “Atas dukungan semua pihak kepada kami Pemkab Asmat sehingga kami dapat menyelesaikan KLB ini lebih cepat dari perkiraan,” ucap Thomas.

Distribusi bantuan ACT di Kabupaten Asmat

Distribusi bantuan ACT di Kabupaten Asmat. (Foto: Dok. ACT)
Thomas mengungkapkan bahwa situasi KLB campak dan gizi buruk awalnya membutuhkan waktu lebih dari satu bulan. Namun berkat sinergi dari berbagai pihak lewat Satgas Gabungan diakui sangat membantu memulihkan Kabupaten Asmat.“Atas dukungan dari Satgas TNI, Polri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, dan juga le mbaga NGO (non-pemerintah) seperti ACT yang telah berkontribusi nyata, kami bisa mengatasi KLB ini kurang dari satu bulan tepatnya tiga minggu,” bebernya.Sumber: Google News | Warta 24 Kabupaten Asmat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »