www.AlvinAdam.com


Warta 24 Papua

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Sepanjang 2017, ESDM Bagikan 79.500 Lampu Tenaga Surya ke Pelosok RI

Posted by On 13.55

Sepanjang 2017, ESDM Bagikan 79.500 Lampu Tenaga Surya ke Pelosok RI

Desa Waengapan dengan lampu tenaga surya

Desa Waengapan dengan lampu tenaga surya (Foto: Jihad Akbar/kumparan)
Kementerian ESDM menggencarkan pembagian lampu tenaga surya hemat energi (LTSHE) ke desa-desa yang belum teraliri listrik. Program pembagian LTSHE ini merupakan upaya pemerintah untuk mengejar rasio elektrifikasi yang kini sudah menjangkau 94% wilayah Indonesia. Artinya, masih ada 6% daerah yang belum berlistrik. Pembagian LTSHE dicanangkan selama 2 tahun, yakni pada tahun 2017 dan 2018. Pembagian LTSHE ini adalah program pra elektrifikasi. Sebab, pembagian LTSHE dilaksanakan sebelum 3 tahun mendatang PLN mengalirkan listrik ke desa-desa tak berlistrik tersebut.

Baca Juga :

  • Des a Sori Tatanga di NTB Kini Benderang dengan Lampu Tenaga Surya
  • 100 Lampu Tenaga Surya untuk Terangi Desa Waengapan di Pulau Buru
  • 2 Desa di Pedalaman Toba Samosir Kini Tak Lagi Gelap Gulita
Di tahun 2017, Kementerian ESDM mengucurkan dana sekitar Rp 290 miliar untuk pembagian LTSHE. Anggaran tersebut termasuk rencana pembagian di Papua dan Papua Barat pada bulan Januari.Laporan Kementerian ESDM menyebutkan bahwa sepanjang 2017 telah dibagikan LTSHE untuk 79.564 rumah di lebih dari 1.000 desa yang tersebar pada 5 provinsi. Kelima provinsi tersebut, antara lain Riau, Nusa Tenggara Barat (NTB), Maluku, Papua Barat, dan Papua. Di Riau, LTSHE dibagikan ke Kepulauan Mentawai. Kemudian di NTB, LTSHE disebarkan ke Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa, Dompu, dan Bima.

ESDM inspeksi LTSHE di D   esa Sori Tatanga NTB

ESDM inspeksi LTSHE di Desa Sori Tatanga NTB (Foto: Resya Firmansyah/kumparan)
Sedangkan di Maluku, LTSHE menerangi rumah-rumah di Buru Selatan, Buru, Maluku Tengah, Seram Bagian Timur, dan Kepulauan Aru. Kemudian di Papua Barat, LTSHE dihibahkan ke desa-desa di Tambrauw, Teluk Bintuni, Fakfak, Manokwari, Pegunungan Arfak, Manokwari Selatan, dan Teluk Wondama. Adapun di Papua, LTSHE menerangi desa-desa di Nabire, Mamberamo Raya, Sarmi, Tolikara, Lanny Jaya, Asmat, Jaya Wijaya, Yalimo, dan Pegunungan Bintang.LTSHE dapat menyala hingga 6 jam, 12 jam, atau dapat beroperasi maksimum hingga 60 jam dalam 1 kali pengisian baterai. Pada 2018, Kementerian ESDM menyiapkan anggaran Rp 677,6 miliar untuk pembagian LTSHE ke 175.782 rumah di 15 provinsi.Sumber: Google News | Warta 24 Lanny Jaya

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »