Taksi Online Vs Taksi Konvensional Tunggu Keluarnya Pergub - Warta 24 Papua
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}
www.uhamka.ac.id/reg

Taksi Online Vs Taksi Konvensional Tunggu Keluarnya Pergub

Taksi Online Vs Taksi Konvensional Tunggu Keluarnya Pergub

Berita Banjarmasin Taksi Online Vs Taksi Konvensional Tunggu Keluarnya Pergub “Sebenarnya ada point keempat soal jumlah kuota. Tapi saat ini masih menunggu …

Taksi Online Vs Taksi Konvensional Tunggu Keluarnya Pergub

Berita Banjarmasin

Taksi Online Vs Taksi Konvensional Tunggu Keluarnya Pergub

“Sebenarnya ada point keempat soal jumlah kuota. Tapi saat ini masih menunggu Pergub karena domainnya Dishub"

Taksi Online Vs Taksi Konvensional Tunggu Keluarnya PergubIstimewaKredit Taksi Online Murah

BANJARMASINPOST.CO.ID - ASQOLANI, Ketua organda Banjarmasin menanggapi positif kesepakatan yang dicapai pihak taksi konvensional dengan taksi daring. Menurutnya ketiga point kesepakatan itu merupakan yang terbaik. Tentunya menjaga kondisi Kalsel, khususnya Banjarmasin tetap kondusif.

“Sebenarnya ada point keempat soal jumlah kuota. Tapi saat ini masih menu nggu Pergub karena domainnya Dishub. Selain itu Dishub tidak perlu bertanya kepada organda dan pihak online karena sepenuhnya ada pada mereka,” kata Asqolani, Minggu (3/12).

Dia menyebut, saat ini pihaknya masih menunggu dari Dinas Perhubungan terkait jumlah yang layaknya taksi online beroperasional di Kalimantan Selatan.

Namun, bicara soal menguntungkan ketiga kesepakatan itu, menurut Asqolani mengakuio masih belum merasakan keuntungan tersebut. Saat ini pihaknya bisa menerima terlebih dahulu.

Dia juga mengatakan nantinya adanya penggabungan taksi konvensional dan taksi daring akan dibiarkan Pergub. Dam, saat ini pihaknya masih menunggu Pergub tersebut.

“Mungkin ini akan terasa setelah kami benar-benar konvensional bergabung ke sana. Mudah-mudahan membaik dari segi penghasilan kawan-kawan pengusaha,” ungkapnya.

Dia berharap dari tiga kesepakatan itu semua pihak para pengusaha konvensional entah itu angkutan yang diwadahi oleh kojatas atau Ar go kota dan pihak online menyepakati poin-poin tersebut. Sehingga tidak ada yang mempermasalahkan lagi, keduanya menjalani dengan senang hati.

Sementara itu, Arbaini, Ketua Paguyuban Go mengatakan pihaknya hanya sebagai mitra dari perusahaan transportasi online. Pihaknya juga menunggu keputusan atau respon dari pusat.

“Saat ini kami masih menunggu pihak manajemen memberikan respon. Untuk sementara waktu kami bergerak atas keputusan teman-teman lainnya,” ucapnya.

Pihaknya juga masih mempertanyaan terkait SIM dan stiker. Disebutkan dia, apa jaminan bagi pengemudi taksi online tidak diintimidasi meski sudah menggunakan stiker.

Halaman selanjutnya 12
Editor: Didik Trio Sumber: Banjarmasin Post Edisi Cetak Ikuti kami di Jangan Ng eres Dulu! Kenyataannya 10 Foto Ini tak Seporno yang Kamu Bayangkan, Amati Baik baik! Sumber: Google News | Warta 24 Banjarmasin

Tidak ada komentar