Polisi di Mimika diduga intimidasi wartawan dan merusak warung - Warta 24 Papua
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Polisi di Mimika diduga intimidasi wartawan dan merusak warung

Polisi di Mimika diduga intimidasi wartawan dan merusak warung

Merdeka > Peristiwa …

Polisi di Mimika diduga intimidasi wartawan dan merusak warung

Merdeka > Peristiwa Polisi di Mimika diduga intimidasi wartawan dan merusak warung Rabu, 6 Desember 2017 11:50 Reporter : Ya'cob Billiocta Ilustrasi Garis Polisi. ©2015 merdeka.com/afif

Merdeka.com - Anggota Satuan Sabhara Polres Mimika berinisial DS diduga mengintimidasi wartawan dan merusak warung. Wakapolres Mimika Kompol Arnolis Korowa menyampaikan permohonan maaf kepada jurnalis di Timika, Kabupaten Mimika, Papua, terkait insiden yang dilakukan anak buahnya tersebut.

"Tadi tiga jam yang lalu atas atas nama dan perintah Kapolres Mimika, saya ke lokasi kejadian dan menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan jurnalis," kata Kompol Arnolis Korowa ketika, Rabu (6/12). Dikutip dari Antara.

Selain itu, kata mantan Kapolsek Abepura itu, sejumlah barang seperti bangku dan meja yang diduga dirusak DS segera diperbaiki.

"Itu kita perbaiki semua, hari ini juga kita perbaiki semua. Perilaku oknum atau seseorang tidak boleh mengganggu hubungan baik kita dengan wartawan. Karena wartawan yang membesarkan kinerja kita," katanya.

Terkait aksi yang dilakukan bawahannya itu, Arnolis menegaskan bahwa DS akan diproses sesuai aturan dan hukum yang berlaku di kepolisian.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, DS yang seharusnya bertugas di Tembagapura itu datang di warung tersebut, Rabu sekita r pukul 00.30 WIT dalam keadaan diduga dipengaruhi minuman keras dan mengeluarkan kata-kata cacian serta intimidasi.

Aksi tersebut sempat dilerai dua anggota polisi lain yang kebetulan duduk bersama tiga wartawan, dan beberapa warga di warung tersebut.

Kemudian, DS pergi dan kembali sekitar 30 menit dengan membawa senjata laras panjang, lengkap dengan amunisinya, sambil mengeluarkan kata-kata yang sama.

Setelah itu pergi lagi dan kembali membawa mesin senso atau alat pemotong kayu dan melancarkan aksinya dengan merusak bangku dan meja di warung tersebut.

Beruntung, dalam aksi ketiga ini, wartawan dan warga yang nongkrong di warung tersebut sudah pulang. [cob]

Baca Juga:
Propam periksa polisi yang diduga intimidasi wartawan dan rusak warungIni jurnalis asing yang ditangkap Myanmar karena terbangkan drone5 Anggota Sabhara diduga keroyok wartawan diperiksa PropamGara-gara status FB, wartawan di Mimi ka babak belur dihajar polisiAktivis hingga jurnalis ingatkan kasus wartawan Udin yang dibunuh karena berita
Topik berita Terkait:
  1. Intimidasi
  2. Kekerasan Pada Wartawan
  3. Polisi
  4. Mimika
  • Komentar Pembaca

    Be Smart, Read More

    Indeks Berita Hari Ini

    Rekomendasi

    Subscribe and Follow

    Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.


    Sumber: Google News | Warta 24 M imika

    Tidak ada komentar