Perbatasan RI-PNG menjadi destinasi wisata dadakan - Warta 24 Papua
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}
www.uhamka.ac.id/reg

Perbatasan RI-PNG menjadi destinasi wisata dadakan

Perbatasan RI-PNG menjadi destinasi wisata dadakan

Login/Daftar Home�…

Perbatasan RI-PNG menjadi destinasi wisata dadakan

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Rilis Pers & Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!< /li>
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. Perbatasan RI-PNG menjadi destinasi wisata dadakan
  • Sabtu, 30 Desember 2017 â€" 17:47
  • 136x views
Perbatasan RI-PNG menjadi destinasi wisata dadakan Kawasan di Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura yang diresmikan Presiden RI, Joko Widodo pada 9 Mei 2017 lalu menarik masyarakat Kota Jayapura maupun dari luar Papua. Salah satu pemandangan diwilayah perbatasan RI-PNG, Wutung dari ketinggian - Jubi/Roy Ratumakin. Roy Ratumakin redaksi@tabloidjubi.com Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Perbatasan negara antara Indonesia dengan Papua New Guinea (PNG) menjadi destinasi wisata baru saat libur. Kawasan di Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura yang diresmikan Presiden RI, Joko Widodo pada 9 Mei 2017 lalu menarik masyarakat Kota Jayapura maupun dari luar Papua.

"Ini merupakan kali ketiga saya ke sini bersama keluarga. Tidak ada yang berbeda namun ketika menginjakkan kaki disini rasanya seperti baru pertama kali,” kata Marzuki Ismail, Warga Kota Jayapura kepada Jubi, Sabtu (30/12/2027).

Izmail menyebutkan banyak objek yang membuat ia dan warga lain sekedar swafoto di lokasi perbatasan antar neara itu. Pantauan Jubi, ribuan masyarakat tumpah ruah hanya untuk sekedar melihat perubahan yang telah dilakukan Pemerintah Papua mempercantik wilayah di perbatasan tersebut.

Briand Bouwn pria keturunan Belanda pun juga takjub dengan keindahan diwilayah perbatasan RI-PNG khususnya di Skouw. Menurutnya, destinasi wisata ini harus tetap terjaga dan dirinya berharap masyarakat yang berkunjung di tempat tersebut dapat menjaga kebersihan.

"Sayang kalau tempat sebagus ini akhirnya hilang keindahan akibat ulah masyarakat yang tidak membuang sampah pada tempatnya," kata Briand.

Ia kagum dengan aktivitas yang dilakukan kedua negara tersebut, ketika masyarakat dari Papua Nugini selalu hilir mudik melakukan transaksi di pasar perbatasan yang berlokasi di Indonesia. "Saya sempat mendengar percakapan antara pedagang dari Indonesia dengan p embeli dari PNG,” katanya.

Keunikan yang menjadi perhatian dia saat interaksi antar masyarakat dua negara yang berbeda menggunakan bahasa isyarat atau bahasa tubuh. “Mungkin sama-sama tidak saling mengerti bahasa penghubung," ujarnya.

Kiswanto, salah satu petugas keamanan yang menjaga pintu masuk perbatasan mengatakan, pintu masuk tersebut selalu dibuka setiap hari dan dimulai pada pukul 08.00 pagi hingga pukul 16.00 WIT.

“Kalau waktunya pintu di tutup tidak ada masyarakat lagi yang melakuka penyeberangan ke PNG maupun sebaliknya,” kata Kiswanto .

Ia berharap para pengunjung bisa mentaati apa yang sudah menjadi ketentuan. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Jalan santai bertema kerukunan antarumat beragama digelar di Sentani

Selanjutnya

Baca Juga
  • Spanduk ucapan Natal dan tahun baru jadi perbincangan di Merauke

    Anim Ha â€" Jumat, 22 Desember 2017
  • Pesan Natal ULMWP : 2018 akan menjadi tahun yang sangat penting bagi sejarah West Papua

    Nasional & Internasional â€" Rabu, 27 Desember 2017
  • Lanny Jaya bagikan uang Rp 1 juta satu keluarga per bulan

    Lapago â€" Rabu, 20 Desember 2017
  • Jelang Natal penjual kembang Tanah Hitam meraup untung

    Mamta â€" Minggu, 24 Desember 2017
  • Ini sejumlah indikator yang menimbulkan rawan konflik Pilka da Papua

    Polhukam â€" Kamis, 28 Desember 2017

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga SONAMAPA Gelar Literasi Baca Buku Sejarah Papua
Rabu, 20 Desember 2017 | 22:23
Diproduksi : West Papua Updates@desember2017 Aksi Tolak Pekuburan Umum
Rabu, 20 Desember 2017 | 22:17
Diproduksi : Wes t Papua Updates@desember2017 Kematian Alex Sambom
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:27
Diproduksi : West Papua Updates Fadal Al Hamid tentang kapitalisme dan ideologi
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:24
Diproduksi : West Papua Updates Tuntutan Tutup Freeport
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:37
Diproduksi : West Papua Updates Suara Papua Dibungkam
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:27
Diproduksi : wpu ‹ › Terkini
  • Jalan santai bertema kerukunan antarumat beragama digelar di Sentani

    Mamta â€" Sabtu, 30 Desember 2017 | 19:00 WP
  • Perbatasan RI-PNG menjadi destinasi wisata dadakan

    Mamta â€" Sabtu, 30 Desember 2017 | 17:47 WP
  • DPR janji menutup tambang ilegal di Nabire

    Meepago â€" Sabtu, 30 Desember 2017 | 17:30 WP
  • Kinerja lembaga DPR Papua dirasa belum maksimal

    Polhukam â€" Sabtu, 30 Desember 2017 | 13:05 WP
  • Legislator Papua nilai, Jokowi butuh "surat sakti" untuk kembalikan kepercayaan OAP

    Polhukam â€" Sabtu, 30 Desember 2017 | 12:57 WP
  • Vokal Grup Pace Nogei bagikan bingkisan Natal ke Yalaskris Se ntani

    Mamta â€" Sabtu, 30 Desember 2017 | 10:04 WP
  • Pilgub Papua 2018, sejumlah lembaga ini diharapkan netral

    Polhukam â€" Sabtu, 30 Desember 2017 | 00:59 WP
  • Momentum Pilkada jangan dijadikan pelacuran politik

    Polhukam â€" Sabtu, 30 Desember 2017 | 00:53 WP
  • Publik diingatkan tak berlebihan merayakan pergantian tahun

    Lapago â€" Sabtu, 30 Desember 2017 | 00:39 WP
  • Kapolda resmikan dua sarana di Polres J ayawijaya

    Lapago â€" Sabtu, 30 Desember 2017 | 00:31 WP
  • Selama 2017, Polres Merauke tangani 427 kasus kriminal

    Anim Ha â€" Jumat, 29 Desember 2017 | 23:54 WP
  • Kasus pencemaran nama baik Bupati Merauke ditangani Polda Papua

    Anim Ha â€" Jumat, 29 Desember 2017 | 23:43 WP
  • Polres Merauke masih gantung penanganan satu kasus korupsi

    Anim Ha â€" Jumat, 29 Desember 2017 | 23:33 WP
  • Keuskupan Agung Merauke: Pelak u penembakan remaja di Mappi harus diperiksan kejiwaannya

    Anim Ha â€" Jumat, 29 Desember 2017 | 23:23 WP
  • Alih fungsi lahan dan hutan untuk kelapa sawit di Provinsi Papua mencapai 958 ribu hektar

    Lingkungan â€" Jumat, 29 Desember 2017 | 17:28 WP
Stop Press
  • Apakah rakya t Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?
    Selasa, 14 September 2016
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?
    Rabu, 14 September 2016
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun
    Minggu, 14 September 2016
Index » Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Warta 24 Jayapura

Tidak ada komentar