Pendamping akreditasi puskesmas enggan menjawab dugaan ... - Warta 24 Papua
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Pendamping akreditasi puskesmas enggan menjawab dugaan ...

Pendamping akreditasi puskesmas enggan menjawab dugaan ...

Login/Daftar������������������������������������������������������…

Pendamping akreditasi puskesmas enggan menjawab dugaan ...

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini< /li>
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Rilis Pers & Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Sa ya Komen!!!
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Saireri
  3. Pendamping akreditasi puskesmas enggan menjawab dugaan korupsi Dinkes Nabire
  • Kamis, 07 Desember 2017 â€" 14:50
  • 18x views
Pendamping akreditasi puskesmas enggan menjawab dugaan korupsi Dinkes Nabire Kepala pendamping akreditasi puskesmas, Nur Allam, mengatakan soal dugaan korupsi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nabire pihaknya belum bisa menjawab dan tidak masuk dalam kerjanya. Tim akreditasi memberikan sosialisasi dan menguji untuk tahap akreditasi di Puskesmas Bumiwonorejo - Jubi/CR-1 Admin Jubi redaksionline@tabloidjubi.com Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi â€" Kepala pendamping akreditasi puskesmas, Nur Allam, mengatakan soal dugaan korupsi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nabire pihaknya belum bisa menjawab dan tidak masuk dalam kerjanya.

Hal ini disampaikan saat jumpa pers usai kegiatan sosialisasi dan pengujian dari tim akreditasi di puskesmas Bumiwonorejo, Senin (4/12/2017), yang dikabarkan Puskesmas Bumiwonorejo, Puskesmas Nabire Kota, dan Puskesmas Karang Tu maritis akan diuji untuk akreditasi.

Nur juga mengatakan pihaknya hanya bertugas mempersiapkan puskesmas menuju arah akreditasi.

“Kalau soal korupsi ini kami belum bisa jawab dan kami tidak punya kewenangan soal itu,” kata Nur.

Saat mau melakukan wawancara dan konfirmasi soal dugaan korupsi kepada Kepala Dinas Kesehatan, Yulian Agapa, pihaknya tidak ada di kantor.

“Saya di luar kota, ada kegiatan. Nanti saja,” kata Yulian, saat dihubungi via telefon untuk dimintai keterangan, Rabu (6/12/2017).

Ketua Tim Pemantau Keuangan Negara (PKN) Wilayah Nabire, Gunawan Inggeruhi, mengatakan pihaknya akan tetap mengawal dan minta laporan dana anggaran kapitasi jaminan kesehatan yang diduga ada korupsi di dalamnya.

“Kami akan tuntut laporannya. Kalau tidak kasih, nanti kita akan lihat ke depan,” kata Gunawan.

Gunawan juga mempertanyakan kalau Dinas Kesehatan tidak mau memberikan laporan itu, apa dasar hukumnya.< /p>

"Atas dasar UU No. 14 Tahun 2008 tentang informasi publik dan terkait data penggunaan anggaran negara tidak termasuk dalam informasi pengecualian yang diatur dalam pasal 17. Maka kami akan menempuh jalur hukum jika dinas kesehatan tidak memberikan data yang kami minta," kata Gunawan lagi. (CR-1*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Jelang natal, RPK Nabire akan tambah bahan pangan

Selanjutnya

Penertiban angkot di Nabire tunggu terminal selesai dibangun

Baca Juga
  • Cuitan Dubes Inggris di twitter, dinilai kondisi riil di Papua

    Polhukam â€" Selasa, 28 November 2017
  • Legislator Papua: Jika malu budaya OAP, biarkan kami urus diri sendiri

    Polhukam â€" Selasa, 28 November 2017 < /li>
  • Pertemuan ULMWP di Vanuatu bahas resolusi dan struktur baru

    Berita Papua â€" Rabu, 29 November 2017
  • Benny Wenda dan Octovianus Mote kembali pimpin ULMWP

    Nasional & Internasional â€" Jumat, 01 Desember 2017
  • Legislator Papua ingin pangdam bersikap seperti kapolda

    Polhukam â€" Minggu, 03 Desember 2017

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Suara Papua Dibungkam
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:27
Diproduksi : wpu Press UnFreedom in West Papua, an interview with Victor Mambor
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:18
Diproduksi : wpu Forest for Ecotourim, Papuan Way
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:05
Diproduksi : wpu A Story of the Morning Star Bracelet, Cerita Gelang Bintang Fajar
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:48
Diproduksi : wpu 50 Years of Freeport in Papua, 1967-2017
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:22
Diproduksi : wpu Depapre Port, the beginning of
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:05
Diproduksi : wpu ‹ › Terkini
  • Kapolres Paniai bakal menindak anggotanya yang berpolitik

    Meepago â€" Kamis, 07 Desember 2017 | 14:56 WP
  • Penertiban angkot di Nabire tunggu terminal selesai dibangun

    Saireri â€" Kamis, 07 Desember 2017 | 14:55 WP
  • Pendamping akreditasi puskesmas enggan menjawab dugaan korupsi Dinkes Nabire

    Saireri â€" Kamis, 07 Desember 2017 | 14:50 WP
  • Pertamina MOR 8 jamin stok BBM dan LPG aman jelang natal dan tahun baru

    Ekonomi â€" Kamis, 07 Desember 2017 | 11:30 WP
  • Delapan sektor jadi perhatian dalam sidang RAPBD Mamteng 2018

    Mamta â€" Kamis, 07 Desember 2017 | 10:57 WP
  • Natal KMB dihadiri Ephorus HKBP Darwin Lumbantobing

    Mamta â€" Kamis, 07 Desember 2017 | 10:32 WP
  • PLN pastikan pasokan listrik aman terkendali

    Ekonomi â€" Kamis, 07 Desember 2017 | 09:40 WP
  • Percasi jaring pecatur Papua berguru ke Rusia

    Lembar Olahraga â€" Kamis, 07 Desember 2017 | 09:15 WP
  • Langkah Persewar kian berat, wajib menang lawan PSDS

    Lembar Olahraga â€" Kamis, 07 Desember 2017 | 09:11 WP
  • Mama mama pedagang pasar Enarotali minta fasilitas layak

    Ekonomi â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 21:52 WP
  • Seratus ODHA di Jayapura terima bantuan Kemensos

    Nasional & Internasional â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 21:44 WP
  • Jelang Natal, harga daging babi masih stabil

    Ekonomi â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 21:39 WP
  • Legislator Papua sebut jika mendulang di area PTFI bayar Rp2 juta

    Polhukam â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 21:30 WP
  • Baleg DPR Papua akan inventarisir perdasi/perdasus era Otsus

    Polhukam â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 21:25 WP
  • Baleg DPR Papua ajukan lima raperdasi untuk disahkan

    Polhukam â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 21:21 WP
Stop Press
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?
    Selasa, 14 September 2016
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?
    Rabu, 14 September 2016
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun
    Minggu, 14 September 2016
Index » Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Warta 24 Nabire

Tidak ada komentar