Pencabutan izin MAF, warga pedalaman Papua terancam terisolasi - Warta 24 Papua
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Pencabutan izin MAF, warga pedalaman Papua terancam terisolasi

Pencabutan izin MAF, warga pedalaman Papua terancam terisolasi

Login/Daftar��������������������������������������������������…

Pencabutan izin MAF, warga pedalaman Papua terancam terisolasi

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Memba ngun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Rilis Pers & Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Pencabutan izin MAF, warga pedalaman Papua terancam terisolasi
  • Senin, 11 Desember 2017 â€" 22:00
  • 268x views
Pencabutan izin MAF, warga pedalaman Papua terancam terisolasi Kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan itu juga berpengaruh terhadap pelayanan penginjilan gereja-gereja kepada masyarakat di Papua. ilustrasi pesawat MAF di wamena â€"Jubi/ ist David Sobolim redaksi@tabloidjubi.com Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi â€" Pencabutan izin penerbangan Pesawat Mission Aviation Fellowship (MAF) bakal mengancam sebagian warga Papua di pedalaman terisolasi. Kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan itu juga berpengaruh terhadap pelayanan penginjilan gereja-gereja kepada masyarakat di Papua.

“Ekonomi juga akan semakin buruk karena masyarakat Papua terisolir,” kata dosen STT Jakarta, asal Kabupaten Yahukimo, Edim Bahabol, Minggu (10/12/2017).

Ia mengajak publik di Papua dan Papua Barat, mulai pimpinan gereja termasuk tokoh adat, pemu da, mahasiswa agar menolak kebijakan pencabutan izin MAF yang dilakukan pemerintah Jokowi.

“Ini menyangkut kepentingan masyarakat pedalaman,” kata Edim, menambahkan.

Menurut dia, masyarakat pedalaman dan pemerintah Papua harus membuka mata dan hati, serta rasa kepeduliannya terhadap pelayanan missionaris yang membawa misi kemanusiaan. Ia menjelaskan yayasan missionaris yang ada di Papua di bawah gereja Katholik, GIDI, Baptis, GKII dan GKIP bukan misi komersial maupun politik.

“Pencabutan ijin pelayanan missionaris di seluruh Papua itu merupakan kebijakan politik pusat secara halus,” katanya.

Ia meminta agar pemerintah melihat kontribusi pelayanan dan pengabdian missionaris kepada negara di pedalaman Papua. Menurut dia sebelum negara hadir di polosok Papua, mereka orang-orang yang memiliki keberanian mengorbankan nyawa demi menyelamatkan kehidupan masyarakat pedalaman Papua.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Santoso, belum lama ini mengatakan pencabutan izin MAF berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan nomor KP 467 Tahun 2017. “Karena izin operasional MAF untuk mengangkut penumpang umum dan barang dengan memungut biaya mempunyai jangka waktu enam bulan, 8 Mei 2017-8 November 2017,” kata Agus.

Sebelumnya, MAF sudah memperoleh izin berdasar KP 59 Tahun 2016 dengan jangka waktu satu tahun, yakni sejak 28 Januari 2016-28 Januari 2017. Ia mengacu ketentuan dalam undang-undang nomor 1 tahun 2009 tentang penerbangan, kegiatan angkutan udara bukan niaga hanya mengangkut penumpang atau barang untuk menunjang kegiatan pokoknya.

“Itu dilarang memungut biaya,” katanya.

Menurut dia, MAF dapat mengajukan izin usaha angkutan udara niaga yang dapat mengangkut penumpang umum dan barang dengan memungut biaya. “Berakhirnya izin untuk angkut penumpang dan barang dengan memungut biaya bukan berarti MAF tidak dapat beroperasi lagi,” kata Agus menjelaskan. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Jelang Natal, pedagang dan pembeli atur strategi antisipasi kenaikan harga

Selanjutnya

Penjualan babi di Paniai diperkirakan naik 20 persen

Baca Juga
  • Telegram AS buktikan konspirasi Indonesia, PBB, AS dan Belanda menjajah West Papua

    Berita Papua â€" Senin, 11 Desember 2017
  • Legislator khawatir kedatangan pesawat Rusia resahkan OAP

    Polhukam â€" Kamis, 07 Desember 2017
  • Legislator Papua sebut jika Jokowi menentang Amerika, buktikan dengan tutup Freeport

    Polhukam â€" Minggu, 10 Desember 2017
  • Seroja, darah di Timor Lorosae, 42 tahun silam

    Dunia â€" Kamis, 07 Desember 2017
  • Legislator Papua ingin pangdam bersikap seperti kapolda

    Polhukam â€" Minggu, 03 Desember 2017

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mer eka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Suara Papua Dibungkam
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:27
Diproduksi : wpu Press UnFreedom in West Papua, an interview with Victor Mambor
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:18
Diproduksi : wpu Forest for Ecotourim, Papuan Way
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:05
Diproduksi : wpu A Story of the Morning Star Bracelet, Cerita Gelang Bintang Fajar
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:48
Diproduksi : wpu 50 Years of Freeport in Papua, 1967-2017
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:22
Diproduksi : wpu Depapre Port, the beginning of
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:05
Diproduksi : wpu ‹ › Terkini
  • Penjualan babi di Paniai diperkira kan naik 20 persen

    Ekonomi â€" Senin, 11 Desember 2017 | 23:54 WP
  • Instrumen Pilkada tingkat distrik di Kabupaten Jayawijaya dilantik

    Lapago â€" Senin, 11 Desember 2017 | 23:36 WP
  • Pencabutan izin MAF, warga pedalaman Papua terancam terisolasi

    Ekonomi â€" Senin, 11 Desember 2017 | 22:00 WP
  • Ones Pahabol - Petrus Mambay deklarasikan bakal Cagub Cawagub

    Polhukam â€" Senin, 11 Desember 2017 | 21:05 WP
  • Mahas iswa Papua di Jawa menuntut penuntasan HAM

    Jawa â€" Senin, 11 Desember 2017 | 21:05 WP
  • Kebakaran rumah di Hedam akibat ulah main api

    Mamta â€" Senin, 11 Desember 2017 | 20:15 WP
  • SKPD diimbau selesaikan SPJ tepat waktu

    Otonomi â€" Senin, 11 Desember 2017 | 19:11 WP
  • Wagub Papua apresiasi kenaikan tunjangan ASN

    Otonomi â€" Senin, 11 Desember 2017 | 19:04 WP
  • Produksi telur di Kota Jayapura masih aman Mamta â€" Senin, 11 Desember 2017 | 18:53 WP

  • Program MIFEE di Merauke, John Wob: Saya pernah bersurat ke Sekjen PBB

    Anim Ha â€" Senin, 11 Desember 2017 | 18:47 WP
  • Evaluasi UMP 2018 masih digodok

    Otonomi â€" Senin, 11 Desember 2017 | 17:50 WP
  • Tiga kabupaten di Papua Selatan diingatkan batasi investasi

    Anim Ha â€" Senin, 11 Desember 2017 | 17:48 WP
  • AMPS minta oknum TNI pelaku penganiayaan diadili di perad ilan HAM

    Anim Ha â€" Senin, 11 Desember 2017 | 17:28 WP
  • Upaya peningkatan mutu pendidikan terkendala topografi dan luas wilayah

    Jayapura Membangun â€" Senin, 11 Desember 2017 | 17:19 WP
  • Ratusan mahasiswa serbu kantor DPRD Merauke

    Anim Ha â€" Senin, 11 Desember 2017 | 17:12 WP
Stop Press
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?
    Selasa, 14 September 2016
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?
    Rabu, 14 September 2016
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahunMinggu, 14 September 2016
  • Index » Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Warta 24 Kabupaten Yahukimo

    Tidak ada komentar