Nusron: Novanto Tak Berwenang Tunjuk Aziz Jadi Ketua DPR - Warta 24 Papua
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Nusron: Novanto Tak Berwenang Tunjuk Aziz Jadi Ketua DPR

Nusron: Novanto Tak Berwenang Tunjuk Aziz Jadi Ketua DPR

Minggu 10 Desember 2017, 12:38 WIB Nusron: Novanto Tak Berwenang Tunjuk Aziz Jadi Ketua DPR Aditya Mardiastuti - detikNews Kepala Bapilu Daerah I …

Nusron: Novanto Tak Berwenang Tunjuk Aziz Jadi Ketua DPR

Minggu 10 Desember 2017, 12:38 WIB Nusron: Novanto Tak Berwenang Tunjuk Aziz Jadi Ketua DPR Aditya Mardiastuti - detikNews Nusron: Novanto Tak Berwenang Tunjuk Aziz Jadi Ketua DPRKepala Bapilu Daerah I Partai Golkar Nusron Wahid (Foto: Lamhot Aritonang) Jakarta - Kepala Bidang Pemenangan Pemilihan Umum Daerah I Partai Golkar Nusron Wahid mengapresiasi mundurnya Setya Novanto sebagai Ketua DPR. Namun, Nusron menyebut Novanto tak berwenang menunjuk Aziz Syamsuddin sebagai penggantinya di DPR.
"Pak Novanto mundur sebagai Ketua DPR itu bagus dan kita apresiasi. Tapi dia kan sudah menunjuk Plt Ketua Umum, sehingga t idak lagi punya kewenangan untuk mengangkat atau merekomendasikan orang untuk duduk sebagai Ketua DPR menggantikannya," terang Nusron lewat pesan singkat, Minggu (10/12/2017).
Nusron juga keberatan soal penunjukan Aziz Syamsuddin sebagai pengganti Novanto di DPR. Menurutnya keputusan partai harus dibahas dalam rapat pleno, sementara hingga saat ini belum ada pleno yang memutuskan Aziz sebagai pengganti Novanto.
"Orang yang ditunjuk sebagai Ketua DPR itu mewakili partai dan fraksi. Sementara sampai hari ini, DPP Partai Golkar belum pernah melaksanakan pleno untuk membahas masalah itu," tegasnya.
Dia kemudian mempertanyakan kewenangan Novanto menunjuk Aziz sebagai penggantinya di DPR. Dia menegaskan calon Ketua DPR pengganti Novanto harus dibahas dalam rapat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
"Terus atas dasar apa Setya Novanto menunjuk Azis Syamsudin? Golkar itu partai yang punya mekanisme pengambilan keputusan. Tidak bisa asal tunjuk. Sebab Golkar itu tidak hanya punya ketua umum, tapi kolektif kolegial di dewan pimpinan pusat," papar Nusron.
(ams/imk)Sumber: Google News | Warta 24 Kabupaten Mappi

Tidak ada komentar