Kejagung Diminta Tuntaskan Kasus Pesawat Caribou - Warta 24 Papua
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Kejagung Diminta Tuntaskan Kasus Pesawat Caribou

Kejagung Diminta Tuntaskan Kasus Pesawat Caribou

Legal Era IndonesiaJakarta, Lei â€" Kejaksaan Agung (Kejagung) diminta untuk segera menuntaskan proses hukum penanganan dugaan korupsi pengadaan pesawat Grand Caribou yang samp…

Kejagung Diminta Tuntaskan Kasus Pesawat Caribou

Legal Era Indonesia

Legal Era Indonesia

    Jakarta, Lei â€" Kejaksaan Agung (Kejagung) diminta untuk segera menuntaskan proses hukum penanganan dugaan korupsi pengadaan pesawat Grand Caribou yang sampai kini belum ada kejelasan, pada hal kasus itu sudah cukup lama diangkat oleh hampir seluruh masyarakat Papua.

    “Warga Papua pada umumnya, terlebih masyarakat Kabupaten Puncak mempertanyakan tindaklanjut penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat itu. Mereka ingin tahu kenapa berlarut-larut proses hukumnya, karena masalahnya sudah terlalu lama,” kata Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Garda Tipikor Indonesia (GTI) Prof. Dr. Yislam Al wini kepada pers di Jakarta, Senin.

    Menurut Ketua LBH GTI yang juga Ketua Pendiri Perhimpunan Advokasi Kebijakan dan Hak Asasi Manusia (PAK HAM) Papua itu, Kejaksaan Agung seharusnya sigap dan transparan dalam menangani kasus dugaan korupsi pembelian pesawat yang merugikan keuangan negara itu, demi tegaknya keadilan.

    Terkait kasus tersebut, Forum Mahasiswa Peduli Pembangunan (FMPP) Papua dalam beberapa kesempatan juga mempertanyakan proses hukum penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat Grand Caribou yang diduga melibatkan Bupati Kabupaten Puncak Provinsi Papua, WW.

    Baca juga
    • ICW Minta KPK Telisik Keterlibatan Pejabat Kejagung…
    • Kejaksaan Sebaiknya Tidak Kesampingkan Kasus Pesawat…

    Di tengah ketidak jelasan tindak lanjut penanganan kasus dugaan korupsi pembelian pesawat itu, bupati petahana itu

    malahan mengaku sudah mendapatkan dukungan dari partai-partai besar untuk maju lagi dalam Pilkada tahun 2018. Mestin ya partai itu juga ikut mengawal adanya penegakakan hukum utamanya dibidang korupsi.

    Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung sudah melakukan penyidikan serta sudah memeriksa saksi-saksi. Tetapi sampai sekarang belum ada tersangkanya.

    FMPP-Papua juga sudah melaporkan kasus itu ke KPK pada September 2017.

    Sebelumnya, FMPP-Papua dalam laporan ke Kejaksaan Agung pada Oktober 2016 menyebutkan, pengadaan pesawat Grand Caribou menghabiskan dana sebanyak Rp116 miliar, bahkan dengan biaya lain-lainnya mencapai Rp146 miliar.

    Mereka dalam laporannya membawa bukti-bukti berupa laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tanggal 18 Juli 2016 terhadap temuan adanya dugaan tindak pidana korupsi pada pengadaan pesawat Grand Caribou pada 2015.

    Selain itu dana untuk pembelian pesawat itu bersumber dari APBD Kabupaten Puncak pada Dinas Perhubungan Kabupaten Puncak Provinsi Papua Tahun Anggaran 2015 dan sudah dibayarkan 100 pers en. Pesawat Grand Caribou itu jatuh pada 31 Oktober 2016 di daerah Mimika Papua, padahal belum genap sebulan beroperasi.

    Pesawat produksi tahun 1960 itu dibuat oleh pabrikan Viking Air Limited (De Havilland) di Kanada dan direka ulang oleh Pen Turbo Aircraft Inc (Penta Inc).

    Reka ulang pesawat dilakukan dengan mengganti mesin dan beberapa komponen lainnya sebelum dijual kembali kepada pihak swasta rekanan Pemerintah Daerah Puncak Papua yang memenangkan proyek pengadaan senilai Rp116 miliar.

    Selain soal pembelian pesawat, FMPP-Papua juga sudah melaporkan kasus korupsi dana hibah dan bansos Provinsi Tahun Anggaran 2013 sebesar Rp 15 miliar yang juga diduga melibatkan Bupati Puncak dan Bandahara Pengeluaran Dana Dinas Keuangan Pemkab Puncak. Laporan mereka disertai dengan bukti berupa lampiran rekening koran terkait. ***

    iklan btn

    < img src="https://i1.wp.com/legaleraindonesia.com/wp-content/uploads/2017/04/LEI-Logo-trans-90px-non_03.png"/>


    legal era indonesia terbaru

    universitas borobudur

    STIH Bintuni Papua

    • Ketua Generasi Muda Partai Golkar Ahmad Doli KurniaKetua Generasi Muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia 316

      Setya Novanto Makin Mempermalukan Golkar dan DPR

      JAKARTA, (LEI) â€" Ketua Generasi Muda Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia,, dia menilai surat...

    • anies sandianies sandi 150

      Pemprov DKI yang Sedikit Demi Sedikit Mulai Tertutup

      JAKARTA, (LEI) â€" Kebiasaan mengunggah video rapat ke akun Youtube dimulai sejak era Gubernur Joko...

    • 78

      Xiaomi Redmi 5 Muncul ke Permukaan dengan Layar 18:9

      lei-Hari ini, Xiaomi akhirnya resmi mengumumkan kehadiran Redmi 5 dan Redmi 5 Plus. Kedua varian...

    • 61

      Xiaomi, Huawei, Oppo-Vivo, dan Apple Singkirkan Samsung dari Cina

      Lei-Produsen smartphone Android Samsung dikabarkan telah tersingkir dari posisi lima besar penguasa pasar di kawasan Cina....

    • 53

      Koperasi Kopi Indonesia Jaring Buyer Mancanegara Transaksi Rp 1,8 Milyar

      Jakarta, LEI â€" Empat koperasi kopi Indonesia yang mengikuti pameran kopi internasional, Café Show...

    STIH Sumpah Pemuda Palembang

    My Tweets

    bank kesejahteraan

    akuntabilitas mahkamah agung

    To TopSumber: Google News | Warta 24 Kabupaten Puncak

    Tidak ada komentar