Kejagung diminta mengusut dugaan kasus korupsi pesawat Grand ... - Warta 24 Papua
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Kejagung diminta mengusut dugaan kasus korupsi pesawat Grand ...

Kejagung diminta mengusut dugaan kasus korupsi pesawat Grand ...

Login/Daftar������������������������������������������������…

Kejagung diminta mengusut dugaan kasus korupsi pesawat Grand ...

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Mem bangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • < li>Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Rilis Pers & Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kejagung diminta mengusut dugaan kasus korupsi pesawat Grand Caribou
  • Selasa, 12 Desember 2017 â€" 23:50
  • 310x views
Kejagung diminta mengusut dugaan kasus korupsi pesawat Grand Caribou Pengadaan pesawat Grand Caribou menghabiskan dana sebanyak Rp 116 miliar, bahkan ditambah biaya lain mencapai Rp 146 miliar. Pesawat Grand Caribou ketika mendarat di bandara Udara Amen ggaru Ilaga Kabupaten Puncak Papua - Ist. Hengky Yeimo yeimohengky@gmail.com Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Pendiri Perhimpunan Advokasi Kebijakan dan Hak Asasi Manusia (PAK HAM) Papua, Yislam Alwini, minta agar Kejaksaan Agung mengusut dugaan kasus korupsi pesawat Grand Caribou, milik pemerinta Kabupaten Puncak, Papua, yang jatuh di daerah Mimika, pada 31 Oktober 2016 lalu.

"Warga Papua terlebih masyarakat Kabupaten Puncak mempertanyakan tindak lanjut penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat itu. Mereka ingin tahu kenapa berlarut-larut proses hukumnya," kata Yislam Alwini.

Pen gadaan pesawat Grand Caribou menghabiskan dana sebanyak Rp 116 miliar, bahkan ditambah biaya lain mencapai Rp 146 miliar. “Kami terus mengikuti dan mempertanyakan perkembangan proses hukum penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat Grand Caribou oleh Kejaksaan Agung,” kata Yislam menambahkan.

Dosen Institut Bisnis Law and Management (IBLAM) Jakarta, Eko , mengatakan kejaksaan dapat memprioritaskan pengusutan kasus itu sebelum kabupaten tersebut menggelar pemilihan kepala daerah, sehingg masalah yang ada dapat diketahui dan diselesaikan lebih awal.

“Sebenarnya semua itu kembali kepada integritas. Jika ada calon yang sudah terindikasi korupsi mestinya mengundurkan diri sebagai bagian dari integritas itu,” kata Eko

Sebaiknya, jika lembaga hukum seperti kejaksaan sudah cukup alat buktinya, seyogianya tidak diulur-ulur. “Maraknya korupsi di Indonesia itu kemungkinan terjadi karena langkanya integritas para pimpinan daerah dan pusat,”kata nya.(*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Tahun ini, sebagian proyek di OPD gagal lelang

Selanjutnya

Baca Juga
  • Telegram AS buktikan konspirasi Indonesia, PBB, AS dan Belanda menjajah West Papua

    Berita Papua â€" Senin, 11 Desember 2017
  • Legislator Papua sebut jika Jokowi menentang Amerika, buktikan dengan tutup Freeport

    Polhukam â€" Minggu, 10 Desember 2017
  • Legislator khawatir kedatangan pesawat Rusia resahkan OAP

    Polhukam â€" Kamis, 07 Desember 2017
  • Seroja, darah di Timor Lorosae, 42 tahun silam

    Dunia â€" Kamis, 07 Desember 2017
  • Legislator Papua ingin pangdam bersikap seperti kapolda

    Polhukam â€" Minggu, 03 Desember 2017

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm < /li>

Laporan Warga

Simak Juga Suara Papua Dibungkam
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:27
Diproduksi : wpu Press UnFreedom in West Papua, an interview with Victor Mambor
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:18
Diproduksi : wpu Forest for Ecotourim, Papuan Way
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:05
Diproduksi : wpu A Story of the Morning Star Bracelet, Cerita Gelang Bintang Fajar
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:48
Diproduksi : wpu 50 Years of Freeport in Papua, 1967-2017
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:22
Diproduksi : wpu Depapre Port, the beginning of
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:05
Diproduksi : wpu ‹ › Terkini
  • Wabup Tolikara minta seluruh OPD terapkan akuntansi berbasis akrual

    Lapag o â€" Rabu, 13 Desember 2017 | 05:11 WP
  • Pertiwi Cup ajang seleksi Timnas Asian Games

    Lembar Olahraga â€" Rabu, 13 Desember 2017 | 02:22 WP
  • Galanita Tolikara ingin pertahankan gelar

    Lembar Olahraga â€" Rabu, 13 Desember 2017 | 02:13 WP
  • Harga sagu dan ikan di Pasar Youtefa merangkak naik

    Ekonomi â€" Rabu, 13 Desember 2017 | 02:12 WP
  • Stok melimpah, harga buah pinang di Pasar Youtefa turun drastis

    Ekonomi â€" Selasa, 12 Desember 2017 | 23:56 WP
  • Kejagung diminta mengusut dugaan kasus korupsi pesawat Grand Caribou

    Polhukam â€" Selasa, 12 Desember 2017 | 23:50 WP
  • Bandara Wamena gandeng sejumlah pihak atasi krisis tiket

    Lapago â€" Selasa, 12 Desember 2017 | 23:34 WP
  • Konsumen minta pedagang tak mainkan harga di pasar-pasar

    Mamta â€" Selasa, 12 Desember 2017 | 23:30 WP
  • Tahun ini, sebagian proyek di OPD gagal lelang

    Polhukam â€" Selasa, 12 Desember 2017 | 23:17 WP
  • Bawaslu RI tak ingin panwas di Papua melenceng dari aturan

    Polhukam â€" Selasa, 12 Desember 2017 | 23:12 WP
  • Gubernur Papua lantik Bupati Jayapura dan Intan Jaya

    Advertorial â€" Selasa, 12 Desember 2017 | 19:17 WP
  • Pusat pengawasan partisipatif Bawaslu Papua diluncurkan

    Polhukam â€" Selasa, 12 Desember 2017 | 18:12 WP
  • Wabah Difteri dan klaim vaksin itu haram

    Sumatera â€" Selasa, 12 Desember 2017 | 17:52 WP
  • DPRD Merauke godok peraturan kelembagaan adat

    Anim Ha â€" Selasa, 12 Desember 2017 | 17:50 WP
  • Awas! Diabetes mengintai anak-anak kita

    Jawa â€" Selasa, 12 Desember 2017 | 17:49 WP
Stop Press
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?
    Selasa, 14 September 2016
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?
    Rabu, 14 September 2016
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun
    Minggu, 14 September 2016
Index » Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Warta 24 Kabupaten Puncak

Tidak ada komentar