Hujan es di Jayawijaya siklus 10 tahunan - Warta 24 Papua
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Hujan es di Jayawijaya siklus 10 tahunan

Hujan es di Jayawijaya siklus 10 tahunan

Login/Daftar Home�����������…

Hujan es di Jayawijaya siklus 10 tahunan

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Rilis Pers & Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Hujan es di Jayawijaya siklus 10 tahunan
  • Kamis, 30 November 2017 â€" 02:08
  • 1304x views
Hujan es di Jayawijaya siklus 10 tahunan Hujan es yang terjadi karena hembusan angin kencang antara 18 hingga 23 knot di atas atmosfer, dengan pertumbuhan awan yang signifikan. Musibah hujan es dan angin puting beliung yang terjadi di sejumlah kampung di Distrik Musatfak-Jubi/Islami Islami Adisubrata islami@tabloidjubi.com Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi â€" Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Wamena, menyatakan fenomena hujan es yang terjadi di Distrik Musatfak, Kabupaten Jayawijaya merupakan siklus alam yang muncul setiap 10 tahun.

“Jika apa yang dialami masyarakat di Musatfak adanya hujan es seperti informasi di media, sebenarnya siklus 10 tahunan yang pernah terjadi pada tahun 1991,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Wamena, Laura Runggiari, di kantornya, Rabu (29/11/2017).

Menurut dia, Hujan es yang terjadi karena hembus an angin kencang antara 18 hingga 23 knot di atas atmosfer, dengan pertumbuhan awan yang signifikan. “Sehingga bisa mengakibatkan hujan es dan angin puting beliung,” kata Laura, menambahkan.

Potensi hujan yang cukup ekstrim dan angin kencang selain terjadi di Jayawijaya, dapat terjadi pula di sejumlah kabupaten lainya seperti Kabupaten Lanny Jaya dan Kabupaten Nduga atau lokasi yang berada di ketinggian.

“Untuk tahun ini prediksi kami untuk dasar yang pertama dan kedua itu masih di bawah normal, namun kalau untuk Distrik Musatfak yang dikabarkan terjadi hujan es itu baru kita dengar, dan yang berpotensi terjadi sebenarnya di daerah ketinggian,” ujarnya.

BMKG memprediksi curah hujan untuk wilayah Kabupaten Jayawijaya dan sekitarnya akan berlangsung hingga Februari 2018 mendatang. Sedangkan wilayah Wamena dan sekitarnya mulai masuk puncak musim hujan Desember hingga Februari.

Sedangkan angin puting beliung kebetulan memasuki awal musim h ujan disertai angin kencang sejak 2 November mencapai 18 hingga 23 knot. Hal ini dinilai berpotensi munculnya angin puting beliung tidak hanya sesekali, namun bisa terjadi setiap tahun karena di Wamena secara lokal itu pengaruhnya lebih kuat dari pada globalnya.

Kepala bidang perencanaan dan kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayawijaya, Ernawati Tappi mengaku sejauh ini sudah mensurvei ke lokasi dan menemukan terdaat tiga kampung yang terkena bencana angin puting beliung.

“Kami sudah mendata dan bertemu langsung dengan para korban,” kata Ernawati.

Bantuan yang akan disalurkan dengan mengutamakan berkoordinasi dengan pimpinan. Ia mengimbau masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaannya karena curah hujan saat ini masih cukup tinggi sejak November hingga Februari mendatang. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

ASN dan TNI - Polri di Yalimo jadi anggota Parpol

Selanjutnya

Pemuda Sipogado tagih janji pemekaran

Baca Juga
  • Cuitan Dubes Inggris di twitter, dinilai kondisi riil di Papua

    Polhukam â€" Selasa, 28 November 2017
  • Legislator Papua: Jika malu budaya OAP, biarkan kami urus diri sendiri

    Polhukam â€" Selasa, 28 November 2017
  • Demi sawit oknum Brimob diduga aniaya pemilik ulayat

    Domberai â€" Sabtu, 25 November 2017
  • Pertemuan ULMWP di Vanuatu bahas resolusi dan struktur baru

    Berita Papua â€" Rabu, 29 November 2017
  • Benny Wenda dan Octovianus Mote kembali pimpin ULMWP

    Nasional & Internasional â€" Jumat, 01 Desember 2017

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Suara Papua Dibungkam
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:27
Diproduksi : wpu Press UnFre edom in West Papua, an interview with Victor Mambor
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:18
Diproduksi : wpu Forest for Ecotourim, Papuan Way
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:05
Diproduksi : wpu A Story of the Morning Star Bracelet, Cerita Gelang Bintang Fajar
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:48
Diproduksi : wpu 50 Years of Freeport in Papua, 1967-2017
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:22
Diproduksi : wpu Depapre Port, the beginning of
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:05
Diproduksi : wpu ‹ › Terkini
  • Papua harus kembangkan tanaman umbi-umbian

    Anim Ha â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 17:35 WP
  • Pemkab Merauke diminta bangun irigasi berskala besar

    Anim Ha â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 17:28 WP
  • Festival Budaya Teluk Wondama dimeriahkan tarian hingga kuliner

    Domberai â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 17:12 WP
  • Wagub minta masyarakat Papua mandiri

    Otonomi â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 15:55 WP
  • Pusat perlu buka penerbangan dari Papua ke negara Pasifik

    Otonomi â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 15:47 WP
  • Banyak alat rusak, perekaman KTP-el di Papua baru 25 persen

    Otonomi â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 15:38 WP
  • Penjualan aksesori Natal penuhi pasar Enarotali

    Ekonomi â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 15:16 WP
  • ISBI Papua menggelar workshop kewirausahaan mahasiswa

    Penkes â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 15:03 WP
  • Akibat senjata ilegal beredar di perbatasan, kekerasan dan Perang suku meningkat di PNG

    Nasional & Internasional â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 12:18 WP
  • Yuliana Wambrauw dan Neles Rumbarar tidak pernah mundur dari MRP

    Saireri â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 11:52 WP
  • Dogiyai membina petani dan industri kopi rakyat

    Meepago â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 11:16 WP
  • Kota Jayapura terima penghargaan Smart City Readiness dari PT Telkom

    Mamta â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 10:58 WP
  • Akhirnya Kaledonia Baru miliki Presiden

    Pasifik â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 10:38 WP
  • Penerbit buku-buku Pasifik genap satu dekade

    Pasifik â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 10:33 WP
  • PM Samoa tertawakan rencana protes

    Pasifik â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 10:20 WP
Stop Press
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?
    Selasa, 14 September 2016
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?
    Rabu, 14 September 2016
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun
    Minggu, 14 September 2016
Index » Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Warta 24 Kabupaten Nduga

Tidak ada komentar