DPR janji menutup tambang ilegal di Nabire - Warta 24 Papua
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}
www.uhamka.ac.id/reg

DPR janji menutup tambang ilegal di Nabire

DPR janji menutup tambang ilegal di Nabire

Login/Daftar Home���������…

DPR janji menutup tambang ilegal di Nabire

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Rilis Pers & Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Meepago
  3. DPR janji menutup tambang ilegal di Nabire
  • Sabtu, 30 Desember 2017 â€" 17:30
  • 167x views
DPR janji menutup tambang ilegal di Nabire Ia menilai sejumlah perusahaan tambang itu tidak memiliki izin usaha penambangan (IUP), tidak melakukan proses penambangan secara teratur, dan tidak memberikan kontribusi kepada masyarakat. Anggota DPRP Perwakilan Meepago, John NR Gobai (tengah) melakukan kun jungan kerja di perusahan-perusahan tambang Musairo, Nifasi - Jubi/CR-1 Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi â€" Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Perwakilan Wilayah Meepago, John NR Gobai, menyatakan akan bekerja sama dengan semua komponen masyarakat dan pemerintah Nabire mempolisikan dan menutup semua perusahan tambang ilegal. Ia menilai sejumlah perusahaan tambang itu tidak memiliki izin usaha penambangan (IUP), tidak melakukan proses penambangan secara teratur, dan tidak memberikan kontribusi kepada masyarakat.

“Saya kaget ketika turun lapangan langsung baru melihat kondisi perusahan tambang di sungai Musai ro, kampung Nifasi,” kata Gobai, saat kunjungan kerja, sekaligus survey lapangan di sungai Musairo, Kampung Nifasi, Distrik Makimi, Nabire, Jumat (29/12/2017).

Ia menyebutkan ada 10 perusahan yang sedang beroperasi di sana, sembilan di antaranya menabrak aturan. “Itu baru di daerah hak ulayat suku Wate di sungai Musairo, belum lagi yang lain di seluruh wilayah Meepago,” kata Gobai menambahkan.

Menurut dia, sembilan perusahan ilegal itu juga selalu menimlbulkan konflik antar masyarakat setempat karena sengaja memecah belah tatanan sosaial masyarakat setempat.

Menurut Gobai pada awal bulan tahun 2018 nanti dia akan menggelar pertemuan dengan semua perusahan tambang di Nabire dan mempertanyakan proses pertambangan yang sedang dilakukan di sana.

Salah seorang intelektual suku Wate di Kampung Nifasi, Otis Monei sangat mendukung langkah yang diambil oleh John NR Gobai. Menurut dia, warga masyarakat sudah banyak ditipu dan dipecah belah oleh perusahan tambang di sana.

“Kasihan masyarakat di sana. Hanya hanya satu perusahaan yang serius melakukan penambangan sesuai ketentua. Lainya merusak alam dan tatanan sosial,” kata Otis.

Menurut dia, selain merusak tanah adat perusahan tambang juga merusak alur aliran sungai dan hutan keramat kami di Musairo. “Kami berharap supaya perusahan-perusahan ilegal ini untuk angkat kaki dari tanah kami,” katanya. (*) CR-1

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Anggota PPS Kabupaten Paniai dibekali bimbingan tekhnis

Selanjutnya

Baca Juga
  • Spanduk ucapan Natal dan tahun baru jadi perbincangan di Merauke

    Anim Ha â€" Jumat, 22 Desember 2017
  • Pesan Natal ULMWP : 2018 akan menjadi tahun yang sangat penting bagi sejarah West Papua

    Nasional & Internasional â€" Rabu, 27 Desember 2017
  • Lanny Jaya bagikan uang Rp 1 juta satu keluarga per bulan

    Lapago â€" Rabu, 20 Desember 2017
  • Jelang Natal penjual kembang Tanah Hitam meraup untung

    Mamta â€" Minggu, 24 Desember 2017
  • Ini sejumlah indikator yang menimbulkan rawan konflik Pilkada Papua

    Polhukam â€" Kamis, 28 Desember 2017

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga SONAMAPA Gelar Literasi Baca Buku Sejarah Papua
Rabu, 20 Desember 2017 | 22:23
Diproduksi : West Papua Updates@desember2017 Aksi Tolak Pekuburan Umum
Rabu, 20 Desember 2017 | 22:17
Diproduksi : West Papua Updates@desember2017 Kematian Alex Sambom
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:27
Diproduksi : West Papua Updates Fadal Al Hamid tentang kapitalisme dan ideologi
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:24
Diproduksi : West Papua Updates Tuntutan Tutup Freeport
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:37
Diproduksi : West Papua Updates Suara Papua Dibungkam
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:27
Diproduksi : wpu ‹ › Terkini
  • Jalan santai bertema kerukunan antarumat beragama digelar di Sentani

    Mamta â€" Sabtu, 30 Desember 2017 | 19:00 WP
  • Perbatasan RI-PNG menjadi destinasi wisata dadakan

    Mamta â€" Sabtu, 30 Desember 2017 | 17:47 WP
  • DPR janji menutup tambang ilegal di Nabire

    Meepago â€" Sabtu, 30 Desember 2017 | 17:30 WP
  • Kinerja lembaga DPR Papua dirasa belum maksimal

    Polhukam â€" Sabtu, 30 Desember 2017 | 13:05 WP
  • Legislator Papua nilai, Jokowi butuh "surat sakti" untuk kembalikan kepercayaan OAP

    Polhukam â€" Sabtu, 30 Desember 2017 | 12:57 WP
  • Vokal Grup Pace Nogei bagikan bingkisan Natal ke Yalaskris Sentani

    Mamta â€" Sabtu, 30 Desember 2017 | 10:04 WP
  • Pilgub Papua 2018, sejumlah lembaga ini diharapkan netral

    Polhukam â€" Sabtu, 30 Desember 2017 | 00:59 WP
  • Momentum Pilkada jangan dijadikan pelacuran politik

    Polhukam â€" Sabtu, 30 Desember 2017 | 00:53 WP
  • Publik diingatkan tak berlebihan merayakan pergantian tahun

    Lapago â€" Sabtu, 30 Desember 2017 | 00:39 WP
  • Kapolda resmikan dua sarana di Polres Jayawijaya

    Lapago â€" Sabtu, 30 Desember 2017 | 00:31 WP
  • Selama 2017, Polres Merauke tangani 427 kasus kriminal Anim Ha â€" Jumat, 29 Desember 2017 | 23:54 WP

  • Kasus pencemaran nama baik Bupati Merauke ditangani Polda Papua

    Anim Ha â€" Jumat, 29 Desember 2017 | 23:43 WP
  • Polres Merauke masih gantung penanganan satu kasus korupsi

    Anim Ha â€" Jumat, 29 Desember 2017 | 23:33 WP
  • Keuskupan Agung Merauke: Pelaku penembakan remaja di Mappi harus diperiksan kejiwaannya

    Anim Ha â€" Jumat, 29 Desember 2017 | 23:23 WP
  • Alih fun gsi lahan dan hutan untuk kelapa sawit di Provinsi Papua mencapai 958 ribu hektar

    Lingkungan â€" Jumat, 29 Desember 2017 | 17:28 WP
Stop Press
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?
    Selasa, 14 September 2016
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?
    Rabu, 14 September 2016
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun
    Minggu, 14 September 2016
Index » Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Warta 24 Nabire

Tidak ada komentar