Disdukcapil Kabupaten Mamberamo Raya Contoh Pelayanan ... - Warta 24 Papua
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Disdukcapil Kabupaten Mamberamo Raya Contoh Pelayanan ...

Disdukcapil Kabupaten Mamberamo Raya Contoh Pelayanan ...

Disdukcapil Kabupaten Mamberamo Raya Contoh Pelayanan Adminduk Kota Magelang Pelayanan masih terkendala akses yang sulit dan jarak jauh, sehingga memerlukan biaya yang be…

Disdukcapil Kabupaten Mamberamo Raya Contoh Pelayanan ...

Disdukcapil Kabupaten Mamberamo Raya Contoh Pelayanan Adminduk Kota Magelang

Pelayanan masih terkendala akses yang sulit dan jarak jauh, sehingga memerlukan biaya yang besar.

Disdukcapil Kabupaten Mamberamo Raya Contoh Pelayanan Adminduk Kota MagelangTRIBUNJOGJA.COM / Rendika FerriStaf Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Magelang saat melihat proses pembuatan Kartu Identitas Anak di Disdukcapil Kota Magelang, Selasa (12/12/2017).

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Mamberamo Raya Provinsi Papua masih mengalami kesulitan dalam pelayanan ad ministrasi kependudukan.

Pelayanan masih terkendala akses yang sulit dan jarak jauh, sehingga memerlukan biaya yang besar.

"Saat ini pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Mamberamo Raya masih belum optimal, karena kendala jarak jauh sehingga biaya yang besar," ujar Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Mamberano Raya, Febriman Yanto Mokay, Selasa (12/12/2017).

Yanto mengatakan, capaian perekaman KTP elektronik di daerahnya hingga kini belum dapat mencapai target, kurang lebih hanya 50 persen warga Mamberamo Raya yang sudah melakukan perekaman data kependudukan.

Ia mengatakan, hal ini disebabkan oleh jarak antar wilayah atau distrik di Kabupaten Mamberamo Raya yang jauh dan akses yang sulit.

Untuk melakukan satu kali perekaman di wilayah distrik di atas bisa menghabiskan biaya sampai Rp 300 juta.

Baca: Disdukcapil Kabupaten Mamberamo Raya Pelajari Inovasi Pelayanan Kependudukan di Magelang

"Transportasi yang sulit, jarak jalan yang jauh, seperti jalan ibu kota kabupaten berjarak hingga 10 kilometer. Untuk distrik ke tengah ke distrik atas, saja membutuhkan waktu hampir sembilan jam, dengan biaya yang tidak sedikit," ujarnya.

Lanjut Yanto, selain masalah jarak dan akses yang sulit, masalah perekaman KTP elektronik juga terkendala dengan teknologi informasi yang belum banyak terjamah.

"Untuk komunikasi susah, jadi untuk menerapkan inovasi dari Kota Magelang seperti PakWaris, melalui grup WA belum dapat dilaksanakan," ujarnya.

Masalah-masalah ini dikatakan Yanto menghambat pelaksanaan program-program dari pemerintah.

Oleh karena it pihaknya melakukan kunjungan kerja ke Kota Magelang ini untuk belajar dalam peningkatan pelayanan administrasi kependudukan.

"Kota Magelang salah satu rujukan untuk belajar. khusus pelayanan KTP, akta. Beberapa inovasi akan kami terapkan. Kami belajar banyak, semoga kerja sama ini da pat ditingkatkan lagi ke depan," ujarnya.

Selain ke Kota Magelang, Disdukcapil Kabupaten Mamberamo Raya Provinsi Papua juga melakukan lawatan kerja ke Disdukcapil Kota Manado, juga dalam rangka menyerap ilmu untuk meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan di Mamberamo Raya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk Editor: Ari Nugroho Sumber: Tribun Jogja Ikuti kami di Bermesraan di Ranjang dengan Suami Orang, Wanita Ini Kirimkan Videonya ke Istri Sah yang Hamil Sumber: Google News | Warta 24 Mambe ramo Raya

Tidak ada komentar