Delapan sektor jadi perhatian dalam sidang RAPBD Mamteng 2018 - Warta 24 Papua
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Delapan sektor jadi perhatian dalam sidang RAPBD Mamteng 2018

Delapan sektor jadi perhatian dalam sidang RAPBD Mamteng 2018

Login/Daftar���������������������������������������������������…

Delapan sektor jadi perhatian dalam sidang RAPBD Mamteng 2018

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Me mbangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Rilis Pers & Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. Delapan sektor jadi perhatian dalam sidang RAPBD Mamteng 2018
  • Kamis, 07 Desember 2017 â€" 10:57
  • 83x views
Delapan sektor jadi perhatian dalam sidang RAPBD Mamteng 2018 APBD tahun 2018 sejumlah sektor masih menjadi prioritas antara lain pendidikan, kesehatan, perekonomian, keagamaan (Konferensi Gereja GIDI), perkantoran, dan perumahan termasuk Pilkada Bupati. Bupati Mamberamo Tengah, R. Ham Pagawak, menyerahkan materi sidang kepada Ketua DPRD, Berius Kogoya, Rabu (6/12/2017) â€" Jubi/Jean Bisay Jean Bisay jean@tabloidjubi.com Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - DPRD bersama Pemerintah kabupaten (Pemkab) Mamberamo Tengah (Mamteng) bergerak cepat dengan menggelar sidang Rancangan Anggaran Belanja Daerah (RAPBD) 2018.

Sidang membahas RAPBD 2018 dan Non APBD 2017 itu dibuka Ketua DPRD Mamberamo Tengah, Berius Kogoya, didampingi Wakil Ketua I, Julianus Tabuni, Wakil Ketua II, Otho Pugumis, Bupati R. Ham Pagawak, dan Wakil Bupati Yonas Kenelak, berlangsun g di Hotel Delima Kota Jayapura, Papua, Rabu (6/12/2017).

Turut hadir dalam pembukaan sidang tersebut 18 anggota legislator DPRD Mamteng dan pimpinan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam kesempatan itu, Bupati R Ham Pagawak, menyerahkan materi sidang kepada Ketua DPRD Berius Kogoya, untuk selanjutnya dibahas.

Bupati R Ham Pagawak dalam pengantar nota keuangan mengatakan penyusunan RAPBD tahun 2018 dilaksanakan berdasarkan peraturan pemerintah nomor 58 tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah dan peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah.

Ham Pagawak menjelaskan materi yang diajukan dalam sidang paripurna ini adalah kebijakan umum anggaran (KUA) 2018 dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) perubahan 2018.

Rancangan peraturan bupati (Raperbup) APBD 2018, rancangan peraturan daerah penjabaran perubahan APBD 2018 dan nota keuangan yang wajib disampaikan selaku bupati Mamberamo Tengah yang diamanatkan dalam undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah.

Bupati Ham menuturkan materi pertama yang disampaikan kepada pimpinan dan anggota Dewan adalah tentang kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara perubahan (PPAS) tahun anggaran 2018.

“Kedua materi ini disatukan karena merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan,” katanya.

Menurut Bupati Ham, dibanding tahun 2017 lalu, APBD Kabupaten Mamberamo Tengah untuk tahun 2018 mengalami penurunan. Untuk tahun APBD tahun 2018 mencapai Rp 99.045.602.709.

Bupati Pagawak mengakui kebutuhan dalam bentuk program dan kegiatan yang diusulkan dalam RKPD 2018 jauh melebihi ketersedian anggaran sehingga banyak program dan kegiatan yang terakomodir pembiayaannya.

“Inilah kenyataan yang kita hadapi, dengan demikian plafon anggaran yang minim tersebut diharapkan dapat mengotimalkan program kegiatan yang telah dit etapkan dengan tetap memenuhi azas-azas pengelolaan keuangan daerah yang efektif, efesien, dan transparan,” ujarnya.

Bupati Ham menegaskan walau APBD tahun 2018 turun dibanding tahun sebelumnya, namun pemerintah tetap memegang komitmen membangun apa yang sudah menjadi prioritas.

APBD tahun 2018 sejumlah sektor masih menjadi prioritas antara lain pendidikan, kesehatan, perekonomian, keagamaan (Konferensi Gereja GIDI), perkantoran, dan perumahan termasuk Pilkada Bupati.

“Saya berharap agar anggota DPRD membahas RAPBD ini dalam waktu yang tidak terlalu lama, sebab ada batasan waktu yang diberikan Pemprov Papua. Ini juga berpengaruh pada transfer dana dari pemerintah pusat,” imbuhnya.

Bupati Ham mengakui sidang APBD kali ini terpaksa digelar di Jayapura karena kondisi dan waktu agar sidang bisa cepat selesai dan dibawa selanjutnya untuk dikonsultasikan dan evaluasi di provinsi.

Ketua DPRD, Berius Kogoya, minta seluruh anggota DPRD sungguh-sungguh melihat dan membahas materi sidang yang sudah disampaikan eksekutif apakah ini sudah sesuai dengan kebutuhan sehingga nantinya DPRD bisa menyempurnakan APBD ini.

“Saya minta anggota DPRD untuk melihat ini dengan serius sebab pada tahun 2018 ada beberapa kegiatan yang menjadi perhatian seperti Pilkada, Konferensi Gereja GIDI, dan beberapa sektor lainnya,” ujarnya.

Berius menyampaikan apresiasi kepada eksekutif yang telah bekerja keras dalam menyusun dokumen APBD ini sehingga siap untuk dibahas.

Menurutnya, tahun 2018 mendatang adalah tahun politik di kabupaten Mamberamo Tengah, diharapkan semua OPD agar bertanggung-jawab untuk merealisasikan seluruh anggaran kegiatan sesuai dengan peruntukannya.

Berius Kogoya atas nama DPRD Mamteng menyampaikan terima kasih kepada bupati dan wakil bupati yang selama lima tahun memimpin sudah berjuang membawa perubahan bagi daerah ini melalui sejumlah gebrakan sehingga hasilnya sudah dini kmati rakyat Mamberamo Tengah. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Natal KMB dihadiri Ephorus HKBP Darwin Lumbantobing

Selanjutnya

Baca Juga
  • Cuitan Dubes Inggris di twitter, dinilai kondisi riil di Papua

    Polhukam â€" Selasa, 28 November 2017
  • Legislator Papua: Jika malu budaya OAP, biarkan kami urus diri sendiri

    Polhukam â€" Selasa, 28 November 2017
  • Pertemuan ULMWP di Vanuatu bahas resolusi dan struktur baru

    Berita Papua â€" Rabu, 29 November 2017
  • Benny Wenda dan Octovianu s Mote kembali pimpin ULMWP

    Nasional & Internasional â€" Jumat, 01 Desember 2017
  • Legislator Papua ingin pangdam bersikap seperti kapolda

    Polhukam â€" Minggu, 03 Desember 2017

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Suara Papua Dibungkam
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:27
Diproduksi : wpu Press UnFreedom in West Papua, an interview with Victor Mambor
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:18
Diproduksi : wpu Forest for Ecotourim, Papuan Way
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:05
Diproduksi : wpu A Story of the Morning Star Bracelet, Cerita Gelang Bintang Fajar
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:48
Diproduksi : wpu 50 Years of Freeport in Papua, 1967-2017
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:22
Diproduksi : wpu Depapre Port, the beginning of
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:05
Diproduksi : wpu ‹ › Terkini
  • Pertamina MOR 8 jamin stok BBM dan LPG aman jelang natal dan tahun baru

    Ekonomi â€" Kamis, 07 Desember 2017 | 11:30 WP
  • Delapan sektor jadi perhatian dalam sidang RAPBD Mamteng 2018

    Mamta â€" Kamis, 07 Desember 2017 | 10:57 WP
  • Natal KMB dihadiri Ephorus HKBP Darwin Lumbantobing

    Mamta â€" Kamis, 07 Desember 2017 | 10:32 WP
  • PLN pastikan pasokan listrik aman terkendali

    Ekonomi â€" Kamis, 07 Desember 2017 | 09:40 WP
  • Percasi jaring pecatur Papua berguru ke Rusia

    Lembar Olahraga â€" Kamis, 07 Desember 2017 | 09:15 WP
  • Langkah Persewar kian berat, wajib menang lawan PSDS

    Lembar Olahraga â€" Kamis, 07 Desember 2017 | 09:11 WP
  • Mama mama pedagang pasar Enarotali minta fasilitas layak

    Ekonomi â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 21:52 WP
  • Seratus ODHA di Jayapura terima bantuan Kemensos

    Nasional & Internasional â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 21:44 WP
  • Jelang Natal, harga daging babi masih stabil

    Ekon omi â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 21:39 WP
  • Legislator Papua sebut jika mendulang di area PTFI bayar Rp2 juta

    Polhukam â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 21:30 WP
  • Baleg DPR Papua akan inventarisir perdasi/perdasus era Otsus

    Polhukam â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 21:25 WP
  • Baleg DPR Papua ajukan lima raperdasi untuk disahkan

    Polhukam â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 21:21 WP
  • Amankan Natal, Polres Lanny Jaya dirikan posko gabungan

    Polhukam â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 21:16 WP
  • Mahasiswa Papua menentang program tentara masuk sekolah

    Penkes â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 21:14 WP
  • OPM dan polisi baku tembak di Lanny Jaya

    Polhukam â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 21:11 WP
Stop Press
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?
    Selasa, 14 September 2016
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?
    Rabu, 14 September 2016
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun
    Minggu, 14 September 2016
Index » Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Warta 24 Mamberamo Tengah

Tidak ada komentar