www.AlvinAdam.com


Warta 24 Papua

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 17.35

Mahasiswa Mamberamo Raya kritisi lambatnya kinerja pemerintah ...

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar

  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membang un
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • O pini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Rilis Pers & Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • < li>Saya Komen!!!
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. Mahasiswa Mamberamo Raya kritisi lambatnya kinerja pemerintah daerah
  • Sabtu, 24 Februari 2018 â€" 05:07
  • 129x views
Mahasiswa Mamberamo Raya kritisi lambatnya kinerja pemerintah daerah “Kami tidak ingin hal tersebut terulang karena kinerja pemerintah daerah yang buruk,” katanya, Kamis (22/2/2018). Ilustrasi Kantor Bupati Mamberamo Raya - Jub i/Ist. Agus Pabika [email protected] Editor : Edho Sinaga LipSus Masyarakat adat Mambra ingin kembali ke Mamta Features | Kamis, 22 Februari 2018 | 22:57 WP Anak-anak Papua yang berjuang ke sekolah Features | Kamis, 22 Februari 2018 | 07:49 WP Bisnis wisata di Raja Ampat Features | Kamis, 22 Februari 2018 | 07:39 WP Emas ilegal asal Papua bebas dijual? Features | Rabu, 21 Februari 2018 | 13:43 WP

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi â€" Mahasiswa menilai kinerja pemerintah daerah belum maksimal. Hal tersebut terlihat dari beberapa kantor layanan masyarakat di Kabupaten Mamberamo Raya belum berjalan den gan baik.

Ketua Badan Koordinasi Mahasiswa Distrik Mamberamo Raya, Harun Iriori mengatakan, hingga 2017 pembangunan yang sudah direncanakan oleh Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya tidak berjalan baik. Realisasi Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dan SPJ per kegiatan tahun anggaran 2017 beberapa dinas masih di bawah 40 persen. Akibatnya, Pemerintah Pusat harus memotong dana APBD Kabupaten Mamberamo Raya.

“Kami tidak ingin hal tersebut terulang karena kinerja pemerintah daerah yang buruk,” katanya, Kamis (22/2/2018).

Dia menambahkan, tahun ini masyarakat ingin merasakan layanan melalui dinas yang ada. Seperti layanan kesehatan, penerangan jalan, perumahan, dan lainnya.

Harun juga menyebutkan kinerja pemerintah daerah sangat lambat, lantaran sampai saat ini seluruh Dinas Kabupaten Mamberamo Raya masih menyusun Surat Perintah Jalan (SPJ). “Kami tidak mengintervensi kinerja pemerintah, kami hanya ingin mereka bisa bekerja sesuai jadwal ya ng sudah ditetapkan bersama agar semua bisa berjalan tepat waktu,” tegas mahasiwa fakultas teknik Uncen kota studi Jayapura itu.

Sebagai penyambung suara rakyat, pihaknya berharap Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mamberamo Raya bisa lebih tegas pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), hingga mereka bisa bekerja mulai awal tahun 2018.

“Kalau Pemerintah Pusat terus memotong dana APBD, mau membangun Mamberamo Raya pakai apa? Pemotongan dana akan mempengaruhi program kerja,” cetusnya.

Apalagi, secara geografis Mamberamo Raya merupakan daerah yang agak sulit, sehingga membutuhkan uang banyak untuk pembangunan.

Luter, Mahasiswa Mamberamo Raya Kota Studi Jayapura menambahkan, Bupati Kabupaten Mamberamo Raya juga perlu memperhatikan kesehatan warganya supaya tidak mengalami hal serupa dengan Kabupaten Asmat.

“Karena setelah mengikuti beberapa informasi melalui internet, masih ada 16 kabupaten yang mengalami gizi buruk. Salah satun ya daerah kami,” pungkasnya. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Program padat karya diyakini kurangi pengangguran

Selanjutnya

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Novel Lembayung Senja Dilaunching
Minggu, 11 Februari 2018 | 12:14
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) SONAMAPA Gelar Literasi Baca Buku Sejarah Papua
Rabu, 20 Desember 2017 | 22:23
Diproduksi : West Papua [email protected] Aksi Tolak Pekuburan Umum
Minggu, 11 Februari 2018 | 12:07
Diproduksi : West Papua [email protected] Kematian Alex Sambom
Minggu, 11 Februari 2018 | 12:09
Diproduksi : West Papua Updates Lagu dan Puisi Untuk Kehidupan
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:21
Diproduksi : West Papua Updates Tuntutan Tutup Freeport
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:37
Diproduksi : West Papua Updates â €¹ › Populer ULMWP sambut positif hasil KTT MSG di Port Morresby Berita Papua |â€" Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 6644x views Apa yang akan terjadi pada KTT MSG di Port Moresby? Pasifik |â€" Rabu, 14 Februari 2018 WP | 3297x views Mereka sedang membunuh Koroway dengan air perak dan logam mulia Pilihan Editor |â€" Selasa, 20 Februari 2018 WP | 3137x views Lima Kabupaten di Papua endemis tinggi malaria Penkes |â€" Rabu, 21 Februari 2018 WP | 2692x views Bupati Abock: Siapkan semua laporan untuk BPK Lapago |â€" Jumat, 16 Februari 2018 WP | 2363x views Terkini
  • DKPP sidangkan dugaan pelanggaran etik di Mimika

    Pilkada Papua â€" Sabtu, 24 Februari 2018 | 05:44 WP
  • Kampanye pilgub, anggota DPRP izin bukan cuti

    Pilkada Papua â€" Sabtu, 24 Februari 2018 | 05:11 WP
  • Mahasiswa Mamberamo Raya kritisi lambatnya kinerja pemerintah daerah

    Mamta â€" Sabtu, 24 Februari 2018 | 05:07 WP
  • Cuti Nyagub, Enembe mulai tinggalkan gedung negara

    Otonomi â€" Jumat, 23 Februari 2018 | 23:46 WP
  • Suku Yerisiam tagih Pansus sawit

    Saireri â€" Jumat, 23 Februari 2018 | 22:15 WP
  • Pengembangan pariwisata Asmat terkendala transportasi

    Ekonomi â€" Jumat, 23 Februari 2018 | 20:35 WP
  • Mahasiswa Mimika nyatakan boikot Pilkada Papua

    Polhukam â€" Jumat, 23 Februari 2018 | 20:31 WP
  • Gambarnya beredar di Medsos, Kadis PU: itu hoax

    Berita Papua â€" Jumat, 23 Februari 2018 | 20:18 WP
  • Dinas PUPR siap bayar ganti rugi lahan Bongkrang-Depapre

    Papua Bangkit â€" Jumat, 23 Februari 2018 | 20:04 WP
  • Pemkot Sorong akan bangun rumah sakit jiwa

    Domberai â€" Jumat, 23 Februari 2018 | 19:52 WP
STOP PRESS
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?

    Selasa, 17 Oktober 2017 | 07:31 WP
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu? Rabu, 29 Maret 2017 | 15:40 WP
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun

    Minggu, 19 Februari 2017 | 14:11 WP
  • Inilah 8 temuan jurnalis Indonesia tentang Kebebasan Pers di Papua

    Minggu, 05 Februari 2017 | 10:43 WP
  • Raja Ampat dapat saingan baru?

    Senin, 26 Desember 2016 | 05:40 WP
  • Index »
Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Warta 24 Mamberamo Raya

thumbnail

Posted by On 17.32

Yuk! Rencanakan Liburanmu ke Festival Puncak Papua Bulan April ...

Yuk! Rencanakan Liburanmu ke Festival Puncak Papua Bulan April Mendatang

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 21 Februari 2018 - 15:00 WIB

Organisasi Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung, Wanadri menggelar Festival Puncak Papua (FPP) (Ist)
Organisasi Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung, Wanadri menggelar Festival Puncak Papua (FPP) (Ist)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Organisasi Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung, Wanadri menggelar Festival Puncak Papua (FPP) yang diadakan pada bulan April-Mei 2018. Festival ini rencananya akan diselenggakaran di wilayah Kabupaten Bintang, Papua.

Serunya, Festival Puncak Papua akan dimulai dengan pagelaran seni dan budaya, hingga ekspedisi pendakian Puncak Mandala yang memiliki ketinggian 4.760 mdpl dan ke Puncak Yamin 4.500 mdpl .

“Sebagai implementasi dari tema kegiatan FPP, Kami juga akan melakukan kegiatan live in dengan fokus pelatihan guru, peningkatan mutu kesehatan, hingga pendataan lingkungan dan sosio-antropologi. Di samping itu akan dilakukan pelatihan seputar budidaya apotek hidup, manajemen keuangan desa hingga pendokumentasian dari seluruh kegiatan,” ujar Andi Angga Kusumah, Ketua Umum Wanadri, melalui siaran persnya yang diterima Industry.co.id di Jakarta, Selasa (20/2/2018).

Andi menambahkan, demi menyukseskan gelaran Festival Puncak Papua, Wanadri telah bekerjasama dengan organisasi nirlaba yakni Indonesia Mengajar (IM) yang selama ini memiliki konsentrasi pada kegiatan peningkatan mutu pendidikan dan sumber daya manusia (SDM).

“Semoga apa yang kami lakukan bisa menginisiasi pemuda-pemudi Indonesia untuk terus berkontribusi kepada negara, terlebih pada upaya peningkatan mutu pendidikan, kesehatan dan penjelajahan alam,” imbuh Andi.

Sementara, Ketua Umum Fe stival Puncak Papua, Dzaki Tirta mengatakan dimasukkannya dua kegiatan ekspedisi pendakian besar dalam rangkaian FPP dimaksudkan guna membuka ruang informasi yang seluas-luasnya terkait potensi kewilayahan di Kabupaten Pegunungan Bintang. Sebab, hingga kini belum terdapat informasi yang detail perihal Puncak Yamin lantaran gunung ini belum pernah didaki.

“Ekspedi Puncak Yamin akan menjadi ekspedisi perintisan jalur pertama menuju Puncak Yamin dan menghabiskan waktu 16 hari untuk 1 gunung ini sendiri. Selain itu,ekspedisi ini juga membawa semangat nasionalis untuk mengukuhkan nama Puncak Yamin yang diambil dari nama Pahlawan M. Yamin, yang mana di luar Indonesia kebayakan orang mengenal puncak ini dengan nama ‘Prins Henrik Top’,” tutur Dzaki.

Sementara itu, Haiva Mudzaliva, Direktur Indonesia Mengajar mengajak sebanyak mungkin orang untuk terlibat mendukung pendidikan di tanah Papua. "Kita semua punya mimpi yang besar untuk masa depan pendidikan di Papua da n optimisme untuk bisa mewujudkannya bersama-sama," tutur Haiva.

Indonesia Mengajar dan Wanandri sama-sama memiliki pengalaman bekerja di Pegunungan Bintang. Indonesia mengajar telah mengirimkan tiga angkatan Pengajar Muda di kabupaten Pegunungan Bintang, sedangkan Wanadri adalah organisasi pencinta alam yang berhasil mengirimkan tim ekspedisi dari Indonesia yang pertama mencapai puncak Gunung Mandala.

Festival Puncak Papua menjadi wadah bagi masyarakat Indonesia yang memiliki semangat pendidikan untuk memajukan pendidikan dan ingin pergi bertualang di tanah timur Indonesia Papua.

Festival Puncak Papua membuka akses untuk pendidikan dan pariwisata di pegunungan Bintang Papua. Dari segi masyarakat lokal, terutama anak-anak, semakin terinspirasi dan semangat belajar untuk meraih cita-cita karena bertemu dengan banyak petualang dari berbagai macam latar profesi.

Baca Juga

Jaga Keasrian Destinasi Wisata, Masyarakat diajak Kembangkan Wisat a…
Tren Kunjungan Wisatawan ke Sumatera Selatan Meningkat
Gandeng 30 Travel Agent, Singapore Airlines-BCA Tawarkan Tiket Promo…
Promosikan Destinasi Wisata, Jogja Heboh Diharapkan Jadi Program…
Naik Delman, Menpar Meriahkan Gebyar Pesona Budaya Garut 2018

Industri Hari Ini

Program Nakama Beraksi Tokopedia (Foto: Humas)

Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:05 WIB

Beri Edukasi Literasi Digital, Karyawan Tokopedia Bantu Anak-anak di LPKA Belajar Bisnis Online

Yayasan Tangan Pengharapan (YTP) bekerja sama dengan Tokopedia, melalui program Nakama Beraksi, berkunjung ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas II A Salemba untuk melakukan edukasi pemanfaatan…

Tol Jakarta - Cikampek (twitter.com/tmcpoldametro)

Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:00 WIB

Mulai Maret, Selain Ganjil Genap Diberlakukan Lajur Khusus Bus Cikampek- Jakarta

INDUSTRY.co.id, Jakarta -Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) memastikan akan ada lajur khusus untuk angkutan bus di ruas tol Jakarta, Bogor, hingga Cikampek yang akan mulai diberlakukan…

Ilustrasi ketok palu

Sabtu, 24 Februari 2018 - 07:58 WIB

Kawal UU MD3 dan RKUHP ke MK

Mataram - Forum Jurnalis Muslim (Forjim) menyesalkan pengesahan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) oleh DPR. Salah satu pasal yang patut menjadi sorotan yaitu Pasal 122 huruf…

Fadel Muhammad Wakil Ketua Komisi VII DPR (Foto Ist)

Sabtu, 24 Februari 2018 - 07:33 WIB

Warta Ekonomi Gelar Netizen Brand Choice Award 2018

Jakarta-Gaya hidup masyarakat dunia mulai mengalami perubahan sejak adanya internet. Peningkatan pengguna internet terus bertambah termasuk di Indonesia yang kini menduduki peringkat ke-6 sebagai…

Apartemen

Sabtu, 24 Februari 2018 - 07:30 WIB

Berikut Lima Pilihan Apartemen Murah di Jakarta

INDUSTRY.co.id, Jakarta -Bagi Anda yang kekeuh ingin bermukim di ibukota masih ada kok beberapa apartemen murah di Jakarta. Koridor Timur dan Barat Jakarta misalnya, kini tengah dipersiapkan…

selengkapnya

Industri Populer

1
Enam Bulan Jadi DPO, Mantan VP PT Pertamina Menyerahkan Diri
2
Gandeng Investor Asing, Pembuatan Pesawat R80 Semakin Mendekati Kenyataan
3
Kemal Palevi Sukses Bikin Iri Fans Nam Joo Hyuk
4
KI Jorong Bisa Jadi Contoh Kawasan Industri Luar Jawa yang Dapat Bersaing di Asia
5
Tiffany SNSD Makin Elegan Dalam Majalah Arena Homme Plus
6
AHY Cawapres Populer di Kalangan Pemilih Milenial
7
Temui Menperin, Bos Kawasan Industri Jorong Keluhkan Proses Perizinan yang Terlalu Lama
8
RIDMA Mensyaratkan Kepala BNN Mendatang Jangan Sekadar Bintang Tiga
9
Komodo Armament Indonesia Siap Dukung Pemerintah Dalam Penyediaan Alutsista TNI
10
Puluhan Kampus Ternama Hadir di Pameran JCC Senayan 2018

Magazine

Industri Unggulan 2018

Majalah Industry

Januari 2018
Subscribe Scoop Logo

LOWONGAN KERJA

OPINI

Ilham Bintang (Foto Dok Industry.co.id)
Kisah Seorang Bakal Calon Presiden
Ilham Bintang (dok INDUSTRY.co.id)
UU MD3: 'Wal Laba Wal Bala'
Foto Paspamres berbisik ke Gubernur DKI Aneis Baswedan (TribunAceh)
Yang Penting Persija Menang, Saya Bangga!
Jaya Suprana (Foto Dok Industry.co.id)
Menghormati Jasa Gus Dur
Jaya Suprana (Foto Dok Industry.co.id)
Peradaban Kerukunan Umat Beragama
Sumber: Google News | Warta 24 Pegunungan Bintang

thumbnail

Posted by On 07.46

Akhiri Tugas di Aceh, Ini Filosofi Kerja Budi Waseso

Akhiri Tugas di Aceh, Ini Filosofi Kerja Budi Waseso Reporter:

Linda novi trianita tnr

Editor:

Rina Widiastuti

Jumat, 23 Februari 2018 10:19 WIB
Akhiri Tugas di Aceh, Ini Filosofi Kerja Budi Waseso

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso menunjukkan identitas tersangka berkewarganegaraan Malaysia yang tewas ditempat akibat melawan petugas kasus penyelundupan narkotika jenis shabu di Jakarta, 23 Agustus 2017. TEMPO/Rizki Putra

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Budi Waseso bakal memasuki masa pensiun pada akhir Februari ini. Dia akan mengakhiri tugasnya di provinsi paling barat Indonesia, Aceh. Menurut pria yang baru berulang tahun ke-58 pada 19 Februari lalu itu, ada filosofi tersendiri dengan dipilihnya Aceh sebagai penutup karirnya di kepolisian.

“Saya tinggal lima menit lagi ini masa jabatannya. Saya pensiun, kegiatan akhir saya memang di Aceh, tempat matahari tenggelam. Sudah saya, say good bye,” ujar pria yang biasa disapa Buwas itu di kantornya, Jumat, 23 Februari 2018.

Baca: Pensiun dari BNN, Alasan Budi Waseso Ingin Jadi Satpam Diskotek

Ia akan berangkat ke Aceh pada Minggu, 25 Februari 2018. Di sana, Buwas ada program Alternative Development. Program ini bertujuan mengentaskan produksi ganja di provinsi Aceh terutama di tiga Kabupaten: Aceh Besar, Gayo Lues dan Bireun.

Jika penutup karirnya di Aceh , maka sebaliknya, pada awal bekerja Buwas di tempatkan di Papua, tempat matahari terbit lebih awal di Indonesia. Pada tahun 1980-an hingga 1990-an, ia ditugaskan sebagai Kepala Sektor Kepolisian di Distrik Sarmi. Distrik itu kini telah berkembang menjadi kabupaten. “Tapi itu serunya. Saya mengawali karir saya di Papua, maka saya jadi bintang, kenapa? Tempat terbitnya matahari,” kata lulusan Akademi Kepolisian 1984 itu.

Selama jenjang karirnya di Polri, Buwas mengatakan ia selalu menikmati di mana pun posisinya. Karir menengahnya dimulai sejak 2009 ketika ia ditunjuk sebagai kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Jawa Tengah. Selepas di sana, Buwas dimutasi sebagai Kepala Pusat Pengamanan Internal Mabes Polri. Di posisi inilah nama Buwas melejit. Sebagai komandan Provost, Ia berani menangkap Kepala Bareskrim kala itu, Komisaris Jenderal Susno Duadji di Bandara Soekarno Hatta. Jenderal bintang tiga tersebut kala itu berencana terbang ke Singapura karena terjerat kasus g ratifikasi pada 2010.

Baca: Polri Belum Mau Ungkap Calon Pengganti Budi Waseso di BNN

Dua tahun setelah penangkapan itu, Buwas dimutasi sebagai kepala Kepolisian Daerah Gorontalo. Tak lama di sana, ia ditunjuk sebagai Widyaiswara Utama Sekolah Staf dan Pimpinan Polri pada 2013. Hanya butuh waktu satu tahun bagi Buwas untuk bisa duduk sebagai Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Polri. “Semua pekerjaan saya menikmatinya. Saya kerja keras dengan nothing to lose,” ujarnya.

Sepak terjang Buwas yang paling fenomenal adalah ketika dia menjabat sebagai kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. Jenderal bintang tiga itu menangani kasus-kasus kontroversial, seperti membuka kembali kasus penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan, menangkap wakil ketua KPK saat itu Bambang Widjojanto, menetapkan Ketua KPK Abraham Samad sebagai tersangka, dan ikut penggeledahan di kasus dugaan korupsi Pelindo II.

Buwas mengatakan selalu senang dengan semua tugasnya itu. Menurut dia, posisi yang paling berat jika dipikir secara serius adalah Kepala BNN. Sebab, ancaman, risiko, dan konsekuensinya sangat berat. “Kalau gak kuat pasti nyerah. Tapi kalau sudah enjoy, ini amanah, saya ini ibadah, udah selesai,” ujar besan Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Budi Gunawan tersebut. Karena itu, Buwas mengatakan tak terasa sudah 2,5 tahun menjabat Kepala BNN. “Ternyata waktu saya habis dengan cepat.”

Ia punya filosofi khusus dalam menjalani hidupnya. Di ruang kerja Budi Waseso, lantai dua Gedung BNN, Cawang Jakarta Timur, terpasang lukisan gunung berukuran sekitar 2x1 meter. “Semua yang saya pasang itu ada filosofinya,” ujarnya. Bagi Buwas, gunung merepresentasikan kekuatan, tegak, dan konsisten. “Kalau marah baru meledak, itu gunung. Dia pilar,” ujarnya.

Terkait
  • Begini Kantor Unit Anjing Pelacak Narkoba yang Baru di Bogor

    Begini Kantor Unit Anjing Pelacak Narkoba yang Baru di Bogor

    1 hari lalu
  • Kepala BNN Budi Waseso Resmikan Pusat Laboratorium Narkotika

    Kepala BNN Budi Waseso Resmikan Pusat Laboratorium Narkotika

    1 hari la lu
  • Apa Saja Janji Anies Baswedan dalam Awasi Tempat Hiburan Malam

    Apa Saja Janji Anies Baswedan dalam Awasi Tempat Hiburan Malam

    2 hari lalu
  • Anies Baswedan Tanggapi Budi Waseso Soal 36 Diskotek Jual Narkoba

    Anies Baswedan Tanggapi Budi Waseso Soal 36 Diskotek Jual Narkoba

    2 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Survei: Generasi Baby Boomer Paling Puas pada Kepemimpinan Jokowi

    Survei: Generasi Baby Boomer Paling Puas pada Kepemimpinan Jokowi

    5 jam lalu
  • BNPB: Longsor di Brebes Murni Bencana Alam

    BNPB: Longsor di Brebes Murni Bencana Alam

    5 jam lalu
  • Megawati Resmi Umumkan Jokowi Sebagai Calon Presiden PDIP 2019

    Megawati Resmi Umumkan Jokowi Sebagai Calon Presiden PDIP 2019

    6 jam lalu
  • Adhyaksa Dault Menuduh Menpora Imam Nahrawi Menyikat Pramuka

    Adhyaksa Dault Menuduh Menpora Imam Nahrawi Menyikat Pramuka

    8 jam lalu
  • Foto
  • Jokowi Bagikan 15.000 Sertifikat Tanah di Tabanan, Bali

    Jokowi Bagikan 15.000 Sertifikat Tanah di Tabanan, Bali

    3 jam lalu
  • Panglima TNI Hadi Tjahjanto Jadi Warga Kehormatan Marinir

    Panglima TNI Hadi Tjahjanto Jadi Warga Kehormatan Marinir

    3 jam lalu
  • Intip Persiapan Festival Danau Sunter 2018

    Intip Persiapan Festival Danau Sunter 2018

    5 jam l alu
  • Presiden Joko Widodo Hadiri Rakernas III PDIP di Bali

    Presiden Joko Widodo Hadiri Rakernas III PDIP di Bali

    5 jam lalu
  • Video
  • Bea Cukai Gagalkan Upaya Penyelundupan Sabu di Pembalut

    Bea Cukai Gagalkan Upaya Penyelundupan Sabu di Pembalut

    6 jam lalu
  • BEM Se-Indonesia Tuntut Pemerintah Cabut Undang-Undang MD3

    BEM Se-Indonesia Tuntut Pemerintah Cabut Undang-Undang MD3

    12 jam lalu
  • Dua Jam Mencekam Tim BKSDA Riau Dihadang Harimau Sumatera

    Dua Jam Mencekam Tim BKSDA Riau Dihadang Harimau Sumatera

    1 hari lalu
  • Tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Novel Baswedan Disambut Haru

    Tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Novel Baswedan Disambut Haru

    1 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    FPI: Kalau Negara Darurat, Rizieq Shihab Bisa Saja Jadi Presiden

  • 2

    Ruhut Sitompul Termehek-mehek Eggi Sudjana Akan Gagalkan PK Ahok

  • 3

    Rizieq Shihab Batal Pulang, FPI: Tak Ada Hubungannya dengan Anies

  • 4

    Adhyaksa Dault Menuduh Menpora Imam Nahrawi Menyikat Pramuka

  • 5

    Andi Narogong Bantah Keterangan Setya Novanto Soal Ganjar Pranowo

  • Fokus
  • Kisruh UU MD3: Yasonna Dituding Pasang Badan Bentengi Jokowi

    Kisruh UU MD3: Yasonna Dituding Pasang Badan Bentengi Jokowi

  • Saran Otoritas Jasa Keuangan agar BPR Tidak Loyo

    Saran Otoritas Jasa Keuangan agar BPR Tidak Loyo

  • Setelah Insiden Tol Becakayu, Ini Langkah Pemerintah

    Setelah Insiden Tol Becakayu, Ini Langkah Pemerintah

  • Beredar Kabar, PDIP  Sorongkan Budi Gunawan Jadi Wakil Presiden

    Beredar Kabar, PDIP Sorongkan Budi Gunawan Jadi Wakil Presiden

  • Terkini
  • Begini Reaksi Jokowi ketika Ditanya soal Calon Wakil Presiden

    Begini Reaksi Jokowi ketika Ditanya soal Calon Wakil Presiden

    21 menit lalu
  • BNPB Siapkan Antisipasi Kebakaran Hutan Menjelang Asian Games

    BNPB Siapkan Antisipasi Kebakaran Hutan Menjelang Asian Games

    43 menit lalu
  •  Megawati Putuskan Usung Jokowi seusai Pertemuan di Batu Tulis

    Megawati Putuskan Usung Jokowi seusai Pertemuan di Batu Tulis

    58 menit lalu
  • Tanggul Sungai Cisanggarung Jebol, Jalur Pantura Brebes Lumpuh

    Tanggul Sungai Cisanggarung Jebol, Jalur Pantura Brebes Lumpuh

    1 jam lalu
  • Kompolnas Dukung Usulan Wiranto Batalkan Plt Gubernur dari Polri

    Kompolnas Dukung Usulan Wiranto Batalkan Plt Gubernur dari Polri

    1 jam lalu
  • Alvara: Anies Baswedan Paling Diinginkan Jadi Cawapres Prabowo

    Alvara: Anies Baswedan Paling Diinginkan Jadi Cawapres Prabowo

    2 jam lalu
  • PDIP Akan Bangun Dialog Politik untuk Menjaring Cawapres Jokowi

    PDIP Akan Bangun Dialog Politik untuk Menjaring Cawapres Jokowi

    2 jam lalu
  • Bareskrim Polri Bekuk Pelaku Hate Speech kepada Jokowi dan Iriana

    Bareskrim Polri Bekuk Pelaku Hate Speech kepada Jokowi dan Iriana

    3 jam lalu
  • Jokowi Bakal Undang Partai Koalisi Bahas Soal Calon Wapres

    Jokowi Bakal Undang Partai Koalisi Bahas Soal Calon Wapres

    3 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    INFO Pentingnya Memilah Sampah Sesuai Jenisnya

    Pilahlah sampah sesuai jenisnya, sampah organik, anorganik, dan sampah lainnya.

    Sumber: Google News | Warta 24 Kabupaten Sarmi